Dalam kondisi normal, bearing atau laher bisa
digunakan dalam jangka waktu lama. Namun, berbagai kondisi bisa menyebabkan
bearing berusia pendek. Apa saja penyebab itu?
![]() |
| Ilustrasi laher roda sepeda motor yang rusak. |
Sebelum mengetahui ragam pemicu bearing
berumur pendek, ada baiknya Brosis mengenal lebih intim bearing alias laher.
Umumnya, bearing terdiri dari 3 bagian. Bagian pertama yaitu cincin luar.
Berwujud lingkaran besi. Bagian berikutnya adalah bola-bola besi atau pelor yang
berada di tengah.
Kemudian bagian ke tiga yaitu lingkaran dalam atau poros bearing.
Lantas bagian mana sih yang rawan rusak? Pelor atau bola-bola besi adalah
bagian yang paling gampang rusak. Ketika pelor mengalami cacat atau tidak
presisi, makan kerusakan akan ditularkan ke bagian poros atau cincin luar
bearing. Kedua bagian itu akan terkikis pelan-pelan.
Sudah tahu organ-organ bearing kan? Sekarang
saatnya kita mengetahui ragam penyebab kerusakan bearing. Kondisi jalan
berlubang, polisi tidur yang banyak melintang di jalan, jalur begelombang
menjadi pemicu utama cepat menuanya bearing. Pemicu lainnya yaitu tutup atau
pelindung karet bearing rusak. Sehingga debu dan air menerobos masuk ke dalam
bearing. Wal hasil, bearing menjadi gampang berkarat.
Penyebab berikutnya adalah pemasangan bearing
yang tidak pas. Kondisi seperti itu utamanya kerap dilakukan secara tidak sadar
jika Brosis gemar memodifikasi kendaraan dengan ban gambot atau ban berukuran
kecil. Terkadang bearing yang tidak pas dipaksa dipasang ke dalam mangkuk atau
teromol velg. Disarankan agar tidak lupa memasang collar atau bos as tepat di
tengah. Jika hal itu dilalaikan, beraing pasti cepat uzur.
Cuma itu penyebabnya? Masih ada bro! Kondisi
pelek yang sudah tidak sempurna atau tidak seimbang juga dapat menjadi pemicu
kerusakan laher. Lakukan pemerikasaan secara rutin pelek dan kencangkan selalu
jari-jari atau jeruji roda yang kendor. Sementara untuk pelek model racing bisa
dilakukan dengan pengepresan.
Sumber: Berbagai sumber
Foto: badweatherbikers.com

No comments:
Post a Comment