Spoiler Mobil Membahayakan Kesehatan, Benarkah? - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Tuesday, January 22, 2019

Spoiler Mobil Membahayakan Kesehatan, Benarkah?

Memasang spoiler menjadi cara yang bagus untuk memperbiki penampilan dan aerodinamika mobil. Namun, mungkinkah penambahan spoiler bisa menimbulkan dampak negatif dan mebahayakan? 

Uji coba aliran udara untuk menentukan arah asap akibat spoiler.
Spoiler adalah sayap atau aerofoil yang dipasang di bagian belakang mobil. Berfungsi untuk memecah aliran arus udara dan meningkatkan tubulensi agar menghasilkan downforce. (atau untuk menigkatkan daya tarik, tergantu kecepatan dari sebuah mobil). Spoiler dibuat dengan desain berbagai bentuk dan ukuran. Ada yang kecil, tetapi ada pula yang besar. Lantas di mana letak bahayanya?

Sebuah penelitian babaru-baru ini yang dilakukan oleh Dr. Aonghus McNabola di Trinity College, Dubin menunjukkan bahwa spoiler yang dipasang di bagian belakang mobil dan berfungsi untuk tujuan aerodinamis ternyata dapat menyebabkan terjadiny kracunan gas monooksida. Lho, kok bisa? Penelitian menemukan bahwa spoiler belakang yang dipasang pada sudut tertentu akan memusatkan atau mengumpulkan asap knalpot pada ketinggian kepala pejalan kaki, dan pengendara sepeda motor yang berada di belakang mobil tersebut. 

Penelitian yang dirilis oleh The New York Times tersebut mengungkapkan bahwa penelitian MCNabola didasarkan pada pemodelan ilmiah, menggunakan lima setup spoiler yang berbeda, dengan mempertimbangkan variabel kecepatan angin dan kendaraan.

Lebih lanjut, hasil penelitian tersebut menemukan bahwa konfigurasi spoiler dengan sudut terbesar dari ke lima setup spoiler menunjukkan konsentrasi benzena terbesar (benzena adalah polutan gas buangan yang merugikan kesehatan) lebih dari 40% pada ketinggian kepala manusia. Sementara itu, spoiler yang di desain datar hanya menyebarkan polusi sekitar 18%. 

Spoiler tidak akan mengubah jumlah polusi, namun hanya akan mengakibatkan gas polutan menjadi terkonsentrasi di area ketinggian kepala manusia. Kesimpulan akhir McNabola yaitu bahwa produsen spoiler mobil dapat menggunakan informasi tersebut untuk merancang sopiler guna mengurangi dampak polusi terhadap pejalan kaki dan pengendara sepeda motor. 

Peneliti tersebut menganjurkan agar pejalan kaki dan pengendara sepeda motor mengenakan masker. 


 


No comments:

Post a Comment