Inovasi usaha tidak selalu dengan teknologi tinggi. PT Sumber Harapan Abadi berinovasi dengan
produk stop kontak Klik-iT yang tepat guna. Lebih simple dan praktis dari stop
kontak telah tersebar di pasar. Peluang pasarnya amat luas, menawarkan
kemitraan reseller.
![]() |
| Klik IT mudah tapi tetap aman. |
Selama ini sistem kelistrikan di kebanyakan rumah
menggunakan kabel multiplug yang terpusat di satu titik. Kondisi ini mengakibatkan pemakaian kabel
boros, dan beban listriknya besar.
Akibat lainnya, mudah panas dan rawan
kebakaran. Apalagi kini kebutuhan listrik semakin bertambah,
sementara jumlah stop kontak di
perumahan terbatas. “Dalam sebuah
ruangan atau kamar biasanya
cuma ada 1 atau 2 stop kontak saja,” tutur Enrico F. Limman, Product
Manager Klik-iT.
Melihat kondisi seperti itu, PT Sumber Harapan Abadi
berinovasi dengan menciptakan Klik –iT
sebuah model stop kontak yang bisa dipasang pada beberapa titik sekaligus dalam
satu jalur kabel. Produk ini merupakan sebuah kabel ekstension fleksibel, yang
memungkinkan membuat stop kontak dimana saja
sepanjang kabel dengan sistem jepit tanpa kupas kabel. Cukup dengan 3 T (Taruh,
Tekan, dan Tancap). Dengan begitu jumlah stop kontak dapat disesuaikan dengan
kebutuhan kita.
Lebih mudah dan aman
Paket yang ditawarkan harganya Rp 80.000 / pack. Terdiri atas 4 unit stop kontak Klik-iT, 10 meter kabel
khusus Klik-iT, 9 buah cable holder, 4 buah cable ties, serta buku manual
penggunaannya. Cara instalasinya mudah. Anda tinggal membuka kabel Klik-iT dan diulur
sesuai kebutuhan. Kemudian memasang stop
kontak Klik-iT di tempat yang diinginkan,
menggunakan sistem jepit, bukan sistem kupas kabel. “Produk ini bisa diletakkan menggantung di
tembok, menempel di meja, lemari bahkan di permukaan kaca. Mau diletakkan di
lantai pun bisa, semua kembali ke kebutuhan dan kreativitas penggunanya,” jelas
Enrico.
November 2011,
pertama kali produk ini diluncurkan di Indokomtek dan dipasarkan di
berbagai toko. Karena penyambungan listriknya
menggunakan sistem sistem tusuk,
kabel yang digunakan adalah kabel berbentuk kotak. Awalnya, tantangan yang muncul yaitu
menemukan pemasok kabel berbentuk kotak yang tidak banyak ditemukan. Setelah menemukan kabel, pengembangan
berikutnya yaitu dari sisi stop kontak.
Stop kontak produk Klik-iT berbeda dengan yang beredar di pasar. Stop kontak ini dilengkapi dengan 4
lubang. Hal ini memungkinkan 2 macam
jenis stop-kontak bisa diaplikasikan secara langsung pada perangkat ini. Berdasarkan ukuran diameter stop kontak
dibedakan 2 macam. Yaitu berdiameter 4,8
mm dan 4 mm.
Teknologi inovatif produk
terlihat pada bagian penusuk
kabel. “Kami mendesain dengan besaran
sudut tertentu. Sehingga ketika ditusukkan, bisa dipastikan metal penusuk akan
mengenai logam di dalam kabel. Namun
tidak tembus,” imbuh Enrico. Sudut yang tepat juga memungkinkan metal penusuk
membengkok atau menyeberang menuju kutup berlawanan. Sehingga kasus korseleting bisa dicegah.
Bagian riset dan pengembangan Klik-iT telah melakukan penelitian yang
hasilnya membuktikan bahwa kabel dapat ditusuk dan dicabut sebanyak 5
kali. “Kabel bisa ditusuk-lalu dicabut
lagi sebanyak 5 kali,” kata Enrico.
Namun demikian, ia tidak
menyarankan hal tersebut. “Kami sarankan
1 kali pasang saja,” imbuhnya.
Bersaing dengan inovasi
Saat ini pemasaran produk ini masih difokuskan di
Jabodetabek. Produk baru ini masih harus dikembangkan. Enrico mengharapkan bantuan dari para
konsumen dengan memberikan masukan melalui saran dan kritik atas produk ini.
“Agar bisa bersaing, produk harus inivatif.
Selain punya kelebihan dan mampu memberikan kemudahan kepada konsumen,
juga harus unik dibandingkan dengan produk yang sudah ada,” ujar Enrico.
Di Jabodetabek, Klik-iT telah masuk ke 600 outlet, baik toko tradisional maupu modern
seperti Glodok Elektronik, Rumah Kita,
Dunia Bangunan, BJ Bangunan, dan Super Home.
Strategi pemasaran lain yang ditempuh yaitu melalui internet, dan
pameran. Pemasaran juga dilakukan
melalui sistem corporate sales. Menurut
Enrico, pihaknya tak hanya menjual
produk. Untuk konsumen perusahaan, ia juga
memberikan layanan perakitan dan pemasangan.
Saat ini Klik-iT sudah memiliki banyak reseller di
luar pulau. Syarat untuk menjadi
reseller tidak sulit. Pembelian dilakukan secara beli putus. Minimal pembelian sebanyak 15 paket. Bagi yang tertarik sebagai distributor
minimal pembeliannya 50 paket. Keuntungan yang ditawarkan sebesar 35%.
Sampai tahun
2012, Klik-iT memproduksi sekitar 10.000
paket. Setiap paket dijual seharga Rp
75.000 – Rp 90.000. Setiap bulan 1000 paket berhasil dijual. Pasar terbesarnya masih di JABODETABEK, berikutnya disusul Surabaya, Medan dan
Denpasar.

No comments:
Post a Comment