Meski di toko
banyak dijual bra beragam ukuran, tak sedikit perempuan merasa kurang nyaman . Peluang ini dimanfaatkan Fenny (44), warga
Serpong, mendirikan Elling Bra,
usaha pembuatan bra sesuai ukuran dan
bentuk tubuh, menerima reparasi dan konsultasi. Kelebihan produk Elling Bra, mampu mempertahankan bentuk payudara yang berubah karena gerakan atau meningkatkan berat tubuh.
Terdorong pengalaman
sulitnya mendapatkan
bra yang cocok dan
nyaman, Fenny bertekad
memproduksi bra sendiri. Ia
butuh waktu sekitar 2 tahun
untuk mempersiapkan usahanya,
termasuk mendalami anatomi tubuh
perempuan, berinovasi, dan beberapa kali uji coba. Tahun 2000 ia membuka usaha custom-made bra bernama Elling Bra , yang memproduksi bra
sesuai ukuran payudara, lingkar
dada, bentuk tubuh, dan tinggi badan pemakainya. Sehingga nyaman dipakai dan menyehatkan.
Model bra yang
ditangani antara lain bentuk classic, long bra,
longtorso, stagen atau pantysuit. Selain menerima pesanan bentuk dan ukuran bra, Fenny juga
melayani permintaan bra
khusus untuk para mantan penderita kanker payudara, jasa
reparasi bra, serta konsultasi seputar masalah payudara.
Payudara
sehat dan kencang
Produk Elling Bra berfungsi membantu
agar bentuk dan payudara pemakainya sehat. Menurut Fenny, selama
ini banyak wanita
belum mengerti cara menggunakan bra yang benar. “Bra tidak hanya sekedar
menutupi payudara, tapi juga berfungsi merawat dan menjaganya agar tetap indah,”
jelas ibu dari Morciano (20) dan Naomi (12) ini. “Dengan
produk ini kita bisa
membantu memperbaiki, payudara yang turun,
terlalu besar, atau terlalu kecil,” tambah Fenny saat
ditemui di Elling Bra di BSD Tangerang, Banten.
Baca Juga: Warung Tahu: Menu Sehat Serba Tahu
Singkatnya, dengan memakai bra ini
, bentuk payudara yang turun bisa kencang dan kenyal kembali.
Semakin muda usianya, menurut Fenny, semakin cepat proses pemulihannya. Hal tersebut dilakukan
secara alami, tanpa ada bantuan bahan-bahan tambahan lainnya. Pasalnya,
produk ini didesain untuk
mempertahankan jaringan lemak yang terdapat di payudara tetap kencang karena terlatih. Waktunya
bisa 1,5 tahun. Hanya kalau terlihat lebih maksimal sekitar 4 tahun.
Bentuk bra yang dibuat tidak
menggunakan busa. “Karena busa
akan menutup payudara, sehingga tidak leluasa ‘bernapas’. Bisa menyebabkan
payudara, tidak sehat,” terang Saubiantoro, suami Fenny yang juga ikut mengurusi , usahanya. Bila bra biasa, memanfaatkan busa untuk menunjang tampilan
bentuk payudaranya, Elling Bra tidak. Tampilan bra ditentukan oleh payudaranya sendiri.
Jasa reparasi & reseller
Selain membuat
produk, Elling
Bra juga menerima jasa
reparasi bra lama. Biasanya untuk menyesuaikan ukuran cup lantaran semakin
berubahnya bentuk payudara. Ongkos
servis Rp. 40.000 dengan
waktu pengerjaan seminggu. “Harganya bra kan lumayan mahal.
Sayang kalau hanya sekali pakai. Kami usahakan
paling tidak
bisa dipakai 1,5 tahun,” terang Fenny.
Bagi mereka yang
pernah terserang kanker sehingga payudaranya harus diangkat, Elling Bra juga
menyediakan produk khusus.
Yakni bra yang
didesain sedemikian rupa, hingga sisi kanan dan kiri payudara
terlihat sama. “Selain masalah bra, kami juga
menyediakan konsultasi gratis seputar payudara. Tidak usah membeli bra nya,”
papar Fenny .
Kini
dalam sebulan Fenny
mampu menjual 100 buah bra dengan harga rata-rata Rp
500.000 untuk 2 buah bra.
Pelanggannya datang dari berbagai
kalangan usia . Dari gadis belia, wanita pekerja, sampai ibu rumah tangga. Umumnya mereka menginginkan bentuk payudaranya kembali
seperti saat sebelum menikah. Begitu
juga dengan yang sudah berumur 60 tahunan, mereka menginginkan payudarannya tidak terlalu turun.
Untuk memperluas jangkauan pemasarannya, Elling
bekerjasama dengan resellers di berbagai kota semisal, Pekanbaru,Lampung, Bogor, Cirebon, Yogyakarta,
Manado, Makasar, Mataram dan lain-lain.
Kebanyakan dari mereka
adalah orang
yang sudah memakai produk Elling Bra.

No comments:
Post a Comment