Miecool: Kemitraan Es Mie Rumput Laut - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Saturday, February 16, 2019

Miecool: Kemitraan Es Mie Rumput Laut


Pilihan  usaha minuman juga bisa dilakukan dengan menjalin kemitraan dari usaha yang sudah berjalan. Salah satunya kemitraan menjual produk Mie cool, yakni minuman dingin dengan bahan utama jelly tepung rumput laut. Jelly dicampur sirup berbagai rasa dan beraneka toping. Misalnya rasa anggur, lychee, melon, jeruk, stroberi, peppermint, blueberry, durian, markisa, bubble gum, cola, dan coklat. 

Es Mie bercitarasa segar.

Toping juga tersedia berbagai macam, antara lain nata de coco, cocktail, lychee, dan jelly ball. Sebutan mie dilekatkan pada produk ini karena jelly bentuknya panjang dan dinikmati dengan menggunakan sumpit. Persis seperti makan mie.

Sang pemilik, Ratna Widiastuti mendirikan  Mie coll tahun 2007.  Sesuai saran  seorang famili, Ratna dan suaminya, Atang Suprapto membuka gerai pertama di arena Pekan Raya Jakarta. Selanjutnya, Atang buka  di Semarang, Jateng yang merupakan kota tempat tinggalnya. Penjualan di gerai pertama yaitu di pusat jajanan Semawis, cukup sukses. “Bulan pertama buka belum terlalu banyak pembeli, karena orang baru coba.


Ternyata menurut pembeli rasanya cocok. Akhirnya berkembang, ramai dan malah jadi ikon kuliner di situ,” ujar atang. Hingga kini outlet itu masih buka dengan omzet penjualan mencapai 100-150 porsi pada hari hari kerja. Sementara hari Sabtu bisa terjual sekitar 200-300 porsi. Karena ramai, mulai ada orang yang tanya kalau mau ikut buka gimana caranya.

Syarat kemitran

Besar investasi  yang ditawarkan  antara Rp. 15 juta  -  Rp. 100 juta. Dengan investasi sebesar itu, mitra memperoleh paket  booth atau counter, cooler, meja, cup, sumpit, dan berbagai peralatan lain, brosur dan spanduk untuk promo, bahan baku untuk produksi awal sebanyak 200 porsi. Ongkos kirim dan biaya training sudah termasuk dalam biaya investasi tersebut.


Sebelumnya, mitra harus  mempunyai  lokasi yang strategis. Kriterianya,  di tempat keramaian, misalnya di mall, foodcourt, dekat sekolah atau kampus. Sebab, bisnis ini menyasar konsumen menengah ke atas. Harga jual produk bervariasi, berkisar antara Rp. 5.000 – Rp. 12.000. “Kalau produk ada standarnya, kualitasnya harus sama untuk tiap outlet. Tapi harga antar outlet boleh berbeda-beda. Karena biaya sewa tiap tempat berbeda,” kata Atang.

Selain menyediakan lokasi, mitra juga perlu menyediakan tenaga yang siap dilatih. Untuk mitra dari luar Jawa Atang biasanya menawarkan paket master. Biaya investasinya mencapai Rp. 100 juta tapi memperoleh paket pelatihan lebih lengkap daripada yang mengambil paket non master. “Kalau mengambil paket master, saya ajari semua, termasuk cara membuat jelly-nya. Jadi mitra bisa membuat sendiri, saya hanya mengirim bahan baku jelly yaitu tepung rumput laut. Karena kalau kirim jelly dari sini (Semarang) ke luar jawa ongkosnya mahal,” papar Atang.

Selain itu, mitra yang mengambil paket master juga bisa menjadi perantara jika ada orang lain yang tertarik untuk bermitra. Proses perjanjian dan pembayaran investasi tetap kepada pemilik BO, tapi master memperoleh fee jika ada tambahan mitra baru dari wilayahnya. Saat ini gerai Miecool ada 30 outlet yang tersebar di 20 kota di Jawa, Bali, dan Sumatera. Mitra yang mengambil paket master antara lain dari kota Denpasar (Bali), Medan (Sumut), Pekanbaru (Riau), Pangkalan Kerinci, dan Padang Sidempuan.


No comments:

Post a Comment