Mereguk Untung Bisnis Minuman Blend O’nesia - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Thursday, February 21, 2019

Mereguk Untung Bisnis Minuman Blend O’nesia

Berbekal semangat  dan  kondisi kepepet,  Setiaki Murdi P (23)  merintis usaha minuman blended and shake. “Saya habis bangkrut waktu itu. Tempat tinggal  nggak  punya, nebeng di tempat  teman. Pokoknya duit benar-benar habis,” cerita Aki, panggilannya mengenang masa lalu. Sekitar  September 2010, Aki mendapat pinjaman uang dari temannya  Rp 1 juta.  

Es hasil ramuan Blend O’nesia
Dengan modal tersebut  ia membuka sebuah usaha minuman blend and shake yang banyak digemari anak-anak muda di Bandung. Karena  sasarannya   anak-anak muda usia 16 – 27 tahun,  siswa SMA,  dan mahasiswa,  ia sengaja menyuguhkan aneka variasi rasa. Tak disangka responnya baik, dagangannya selalu laris.   


Untuk  mengembangkan  usahanya,  ia mencari investor.   April 2011,  ia  mengenal MEKAR Enterpreneur Network, salah satu unit usaha dari Putera Sampoerna Foundation yang fokus pada kegiatan kewirausahan.  Dari sini pintu  untuk mengembangkan usaha terbuka.  Forum ini memungkinkan   pemuda kelahiran Yogyakarta, 28 Maret 1988 ini, bertemu dengan para calon investor.  

Namun  sebelum  mendapat  kucuran dana investasi,   ada beberapa tahapan proses yang dilaluinya.  Diantaranya  membuat  business plan yang jelas dan proyeksi usaha yang menarik, dan menguntungkan  bagi  investor. “Sesudah business plan kita buat,  cari orang yang tertarik untuk ikut mendanai usaha kita. Jika sudah mendapatkan calon investor,  kita  masih harus  melakukan presentasi.  Setelah itu baru  dibuat  kesepakatan kerjasama,” rinci  Aki.  


Akhirnya  setelah melalui  berbagai  tahapan,   Aki mendapat bantuan modal Rp 20 juta.  Pengembalian modal  melalui cicilan dan sharing profit dengan jangka waktu  3 tahun. ”Per tahun cicilannya  15% dari pinjaman. Jika dihitung, hingga saat ini cicilan masih berjalan di tahun pertama,” ujar alumni Marist Brothers International School Japan ini.

Merek lokal tapi modern

Modal tersebut ia gunakan  mempercantik stand,  pembuatan seragam karyawan, promosi, dan lain-lain.  Merek  yang diusung  bernama  Blend O’nesia yang artinya blend dari Indonesia. Menurutnya, logo, produk, dan konsep bisnis ini mengungsung tema lokal tapi modern. Logo bergambar wayang yang sedang meminum produk Blend O’nesia, diartikan sebagai cara untuk mempresentasikan Indonesia di mata dunia. “Kita mengusung tradisi Indonesia yang dicampur dengan unsur modern,”  jelasnya.

Pemasaran yang dilakukan lewat media online,  facebook dan twitter  serta offline (outlet) cukup memberikan pengaruh yang positif dalam  mengangkat  bisnisnya. Outlet yang berada di  Taman Sari dan Pati Ukur, Bandung,   tak pernah sepi.  Tersedia  puluhan jenis minuman yang terdiri dari empat kategori, blend, shake, hot drinks, dan ice cream.  Aki bisa meraih omzet  Rp 10 juta/ bulan dengan keuntungan yang mencapai 80 %.  Bahkan dalam waktu kurang dari 2 tahun, ia sudah balik modal.


Selain variatif dan lezat, tampilan  produk minuman  Blend O’nesia   nampak cantik.  Aneka topping yang disajikan di atas minuman dan ice creamnya, mengundang  siapa saja untuk mencobanya. Apalagi  harganya terjangkau  mulai Rp 4.000 – Rp 13.000.  Hanya saja, dalam menjalani usaha ini, Aki merasakan  beberapa kendala seputar pemasaran, SDM, dan manajemen. “Intinya kami harus membuat dasar perusahaan yang kuat dan menemukan orang yang tepat untuk posisi yang tepat,” tegasnya.

No comments:

Post a Comment