Marsof Hand Painting: Selendang dan Baju Berhias Lukisan - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Thursday, February 21, 2019

Marsof Hand Painting: Selendang dan Baju Berhias Lukisan


Madhiyani,  atau  yang  akrab dipanggil Ani  adalah pengusaha kreatif busana lukis dari Cimahi, Jawa Barat. Produknya boleh dikatakan unik,  baju atau selendang sutera yang dihiasi  lukisan

Baju berhias lukisan
Untuk menambah daya tarik produknya, lukisan tersebut  dikombinasi dengan payet dan manik-manik.  Ani menggunakan cat tekstil sehingga tidak luntur dan tidak mudah mengelupas layaknya cat arkrilik yang digunakan pada teknik sablon.   

Menurutnya, ibu-ibu kelas menengah atas menyukai produk sutera.  Ani menggunakan sutera organik  Italia, yang dihasilkan dari  serat ulat yang  berbeda.  “Kalau produk dalam negeri, ketika ditetesi dengan cat tekstil akan tembus. Sedangkan sutera organik  Italia ini  tidak tembus cat,” jelasnya. Harga baju kreasinya  berkisar  Rp 150.000 – Rp 200.000/ satuan.  Sementara selendang sutera dibandrol Rp 4 juta. 


Ani merintis usaha ini sejak 2 tahun lalu secara tidak  sengaja.  Awalnya,  seorang  teman memintanya  melukis di kain.  Lalu ia melukisi jilbab.  Ketrampilan melukis  diperolehnya  saat belajar di sekolah mode  binaan Hary  Darsono. “Bahan yang bagus dan banyak diminati yaitu jenis katun paris, “ akunya.   Saat  itu modal awal yang digunakan untuk merintis  usaha ini  Rp 200.000 untuk membeli bahan.  

Dalam memasarkan, Ani menjual dalam jumlah kodian.  Setiap kodi berisi bermacam  gambar dan model produk.  Untuk memudahkan,  Ani menyediakan  katalog produk yang selalu dikirim   setiapkali ada  pemesanan.  Jadi ketika pelanggan tertarik akan memesan lagi, tinggal memilih dan memberitahu  nomor kode produk yang dipesan.  


Pemasaran lain yang dilakukan melalui Facebook.  Pemesanan harus dilakukan paling tidak 1 minggu sebelum pengiriman.  Bahkan untuk bahan  sutera harus dipesan  2 – 3 minggu sebelumnya.  Pelanggan harus memberi   uang muka terlebih dulu.  Ongkos kirim pemesan yang menanggung. 

Pinjaman dari Bank Jabar

Selain di dalam negeri, pemasaran  produk  Ani  sudah merambah  sampai Malaysia.  “Konsumen dari Malaysia menyukai produk  yang  terbuat dari kain sutera,” tutur Ani.  Setelah banyak pesanan, Ani pun merasa kewalahan dan harus menambah modal.  Ia lantas mengajukan pinjaman ke Bank Jabar sebagai suntikan tambahan modal,  sebesar Rp 10 juta, dengan  cicilan  Rp 600.000/bulan  selama 2 tahun.  Bunganya   0,05%/bulan.   Agunan yang digunakan,  BPKB sepeda motor.  Ani merasakan ada tantangan setelah meminjam dana.  “Disini saya terpacu karena harus bisa mencicil pinjaman,” tuturnya.

Item produk yang diproduksi meliputi : baju sutera, jilbab, selendang,  T-shirt.   Setiap bulan, ia bisa memproduksi  item khusus produk non sutera.  Sementara produk sutera, Ani hanya bisa memproduksi 3 item saja. Pasalnya,  waktu produksi  dari bahan sutera  butuh  1 bulan.  Bisa dimaklumi, sebab dari kain sutera polos bisa dihiasi penuh dengan ornamen  lukisan yang cantik.   Ide- ide gambar diperoleh Ani  dari  internet dan buku.  Namun  kita harus bisa mengembangkan sendiri,” paparnya.     Dari sekian banyak pilihan, motif yang paling laris yaitu gambar wanita Jepang.  Omzet usaha  ini berkisar  Rp 5juta - 10 juta / bulan.  Selalu akan  meningkat  pada  saat menjelang Lebaran.

No comments:

Post a Comment