Sebuah resto
dengan aneka penawaran unik.
Menunya dari berbagai belahan Dunia yang
dipadukan dengan menu lokal, setiap tamu diberi paspor makan, punya program
Family’s Night plus bonus makan gratis buat anak, minum coca cola gratis,
setelah stempel di paspor penuh, tamu mendapat
sekali makan gratis.
![]() |
| Beberapa menu yang disajikan di Seven Wonder. |
Dalam ruangan
yang didesain bernuansa hijau,
kesan sejuk dan tenang segera
terasa di resto ini. “Karena menyuguhkan
beragam masakan dari berbagai belahan dunia, resto ini dinamakan Seven Wonders,” tutur Muin Hidayat, manager
Seven Wonders Restaurant, yang berlokasi di kawasan Dharmawangsa, Kebayoran,
Jakarta. Keunikan resto ini tercermin
dari keragaman daftar menu makanannya.
Meski aselinya
dari berbagai belahan dunia, masakannya selalu dikombinasikan dengan menu lokal. Dari Jepang misalnya Anda
bisa memesan Green Tea Chicken Noodle.
Sedangkan dari Italia, menu unggulannya adalah pasta campuran Aglio
Italia. Sementara Meatloaf dari Jerman
dipadu dengan masakan khas Indonesia, jadilah
Nasi Goreng Omelet.
Untuk
mencicipi seluruh menu di Seven Wondes,
disediakan paspor. Bukan paspor buat
pergi ke luar negeri. Tapi seperti kupon
yang berisi daftar menu. “Setiap kali datang ke sini, menu yang dibeli dicap
stempel. Kalau semua menu sudah
distempel, pemegang paspor berhak mendapat seporsi menu gratis. Bebas memilih mau makan menu apa saja boleh,”
imbuh pria ramah tersebut.
Rendang meksiko
Sesuai dengan
namanya, aneka resep restoran ini
menggambarkan sebuah perjalanan seorang chef mengelilingi dunia. Merasakan makanan-makannan khas dari seluruh
benua. Makanan tersebut kemudian
dimodifikasi dengan makanan Indonesia. Salah satu sajian teranyar restoran ini
adalah, Rendang Imanga. Yakni perpaduan
masakan Chimichangga dari Meksiko dengan menu rendang khas Padang.
Wujud aselinya rendang, dari daging ayam atau sapi. Hanya saja bumbunya berbeda. Kalau dari sononya, Chimicangga menggunakan tortilla flavor,
sedangkan rendang dibumbui dengan rempah-rempah Indonesia. Daging diiris kecil
pedas, dibungkus pangsit. Disajikan bersama biskuit, pandan dan
jagung. “Jadi Imangga itu rendang tapi
berpenampilan meksiko,” jelas Muin.
“Meski menunya
berasal dari seluruh penjuru dunia, di sini tidak ada makanan khas. Seluruh menu sudah dimodifikasi. Dipadukan antara daerah satu dengan yang
lainnya, “ imbuh Muin. Total ada sekitar
48 masakan unik. Keunggulan lain yang
dimiliki resto ini adalah harganya yang murah meriah. “Ada yang cuma Rp 5 ribu. Maksimal Rp 100.000,” tutur Wulan, salah satu
pelanggan rumah makan ini. Cara pemasaran yang dilakukan melalui media massa,
dari mulut kemulut. Secara online melalui website.
Memilih menu
spesial
Resto ini juga
menyajikan berbagai minuman kopi. Salah satunya, Es Kopi Baru yakni campuran minuman rasa kopi
dengan es dan susu. Minuman ini bisa dinikmati seharga Rp 19.500. Porsinya dua
kali lebih besar dibandingkan ukuran kopi normal. Rasa yang tersedia adalah;
Mocha Fudge, Carmel Almond, Almon Karmel, Cappucino dan Chocolate.
Saat ini, Seven
Wonders bekerjasama dengan Coca-Cola
untuk menawarkan minuman spesial. Tiap menu makan siang dan makan malam akan
mendapat Coca-Cola gratis. Bila masih
haus, Anda masih boleh tambah dan tetap
gratis.
Layanan tersebut
bertujuan untuk membedakan dengan para pesaing. Bentuk layanan lain yang juga
menjadi ciri khasnya adalah
keramahan. “Seluruh staf kami telah
mendapat pelatihan agar luwes bercakap-cakap dengan tamu. Di restoran ini,
setiap tamu diperlakukan sebagai keluarga, agar merasa berada di rumah, “ tegas Muin. Anda
akan disambut dengan senyum dan diperlakukan seperti bangsawan. Jangan khawatir,
bila gaya pelayanan yang diberikan tidak cocok, Seven Wonders Restaurant
siap menyesuakan sesuai style Anda.
Meski masih
belum genap 2 tahun, restauran ini terbukti sukses mengundang perhatian
pelanggan.

No comments:
Post a Comment