Perangkat Antisinyal HP: Gampang Diaplikasikan di Ruangan - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Monday, January 21, 2019

Perangkat Antisinyal HP: Gampang Diaplikasikan di Ruangan

Merebaknya penggunaan HP yang tak kenal tempat dan waktu memunculkan sisi negatif. Mengganggu privasi dan keamanan di ruang-ruang publik. Fakta ini justru menjadi peluang bisnis dengan membuat perangkat antisinyal HP. 

Alat antisinyal
Adalah Budi Adjisalim B.Sc. yang sudah lama gerah oleh dering suara  HP yang tak kenal tempat dan waktu. Bunyi HP di tempat yang tidak semestinya sehingga mengganggu kenyamanan dan keamanan. Padahal, seiring kian merakyatnya HP, kebiasaan buruk tersebut semakin sering dijumpai.  “Saya juga suka melihat orang asyik bermain HP di rumah ibadat, padahal saat itu sedang ada kebaktian, di luar juga sudah terpampang tulisan “HP mohon dimatikan, tetap saja ada yang melanggar,” jelas Budi.  

Ia pun masih memergoki operator mesin di pabriknya asyik main HP.  Sementara facebook-an juga jamak di tempat peribadatan. Asyik telepon dalam kabin mobil, sambil  mengisi bensin ke mobilnya.

Dimodifikasi dari Cina
Fenomena masyarakat tak patuh itu diubah menjadi sebuah peluang oleh Budi.  Produk ini diluncurkan 2 tahun lalu. Awalnya ia mengimpor alat ini dari negara Cina. Namun Budi memodifikasi perangkat tersebut agar sesuai dengan kualifikasi HP di Indonesia, terutama soal frekuensinya. Pria kreatif ini memberi nama alat mobile signal blocked tersebut  dengan merk STV.  Diambil dari inisial anak sulungnya yang bernama Steven. 

STV dijual dengan harga Rp 1.750.000 – Rp 5 juta tergantung spesifikasinya (lihat tulisan boks).  Setiap bulan Budi mampu menjual 10 – 15 unit STV.  Menurutnya, STV yang dibandrol Rp 1,7 juta paling banyak diminati. Mungkin jenis ini radiusnya pas untuk ruangan berukuran sedang.

Sementara ini cara pemasaran melalui iklan, via sekolah, restoran, dan sistem keagenan.  Untuk agen mendapat harga khusus,  20% lebih murah. Pemesanan pertama tidak dikenakan jumlah minimal.  Begitupun soal syarat, tidak ada persyaratan khusus untuk menjadi agen.  Sistem pembayarannya pun luwes.

Untuk pemesan di kawasan Jabodetabek, dimungkinkan sistem pembayaran tempo.   Pelanggannya sekarang sudah tersebar hingga Medan, Mataram, dan beberapa kota di Papua.  Bila ada kerusakan, Budi memberikan garansi 3 bulan setelah pembelian. “Tapi selama ini belum ada yang komplain kerusakan dengan alat ini,” katanya

Sementara soal persaingan, Budi menuturkan, produk dari Cina saat ini mulai membanjiri pasar dalam negeri.  Hanya saja, produk dari Cina spesifikasinya belum disesuaikan dengan teknologi HP yang banyak beredar di Indonesia.  Sehingga beberapa produk memiliki fitur yang sebenarnya tidak berfungsi di Indonesia. Keadaan ini berpengaruh terhadap harga. Agar bisa tetap bersaing, Budi terus melakukan penyesuaian produknya terhadap perkembangan teknologi telekomunikasi di Indonesia.  “Sekarang sedang musim pakai 3G, maka alat antisinyal juga harus mampu memblokir sinyal 3G,”paparnya.

Strategi bersaing lain yang ia lakukan yaitu dengan memperkuat jaringan pemasaran.  Menembus instansi pemerintah ataupun swasta menjadi pilihan pemasaran berikutnya. “Produk ini banyak dibutuhkan lebih banyak oleh instansi dibanding perorangan.  Jadi jaringan pemasaran yang kami bangun dari instansi ke instansi,” kata Budi.  Instansi yang memiliki jaringan luas dan banyak cabang menjadi target utama.

Cara kerja

Mobile signal blocked  dapat dioperasikan secara manual atau dengan remote control.  Anda hanya cukup menekan remote control untuk mengaktifkan atau mematikan mobile signal blocked ini sesuai dengan kebutuhan.  Ketika diaktifkan, perangkat ini memancarkan  sinyal radio berdaya rendah untuk memotong sinyal antara menara pemancar sinyal dan ponsel. Sinyal pengecoh ini dipancarkan oleh antena internal yang ada pada perangkat mobile signal blocker. Sinyal ini  tidak menganggu kinerja peranti lain, kecuali ponsel dengan frekuensi yang ditargetkan.

Peranti ini dilengkapi dengan 4 antena.  Setiap antena memancarkan sinyal pengecoh atau pemblokir untuk 4 jenis sinyal ponsel yang meliputi: 3G, GSM, CDMA, dan Wi-Fi.  Model alat ini mampu menghasilkan output 10 watt.  Mengakibatkan pemblokiran yang sangat kuat dan tidak dapat dianulir oleh alat penguat sinyal versi lebih kecil berdaya out put 3 – 5 watt. 

Berdasar ukuran dan kemampuannya, peranti ini dibedakan menjadi 2 model. Signal blocked model pocket.  Ukurannya kecil.  Sehingga mudah dibawa kemana-mana.  Model ini menggunakan tenaga battery recharge internal. Peranti ini lebih sederhana.  Hanya memiliki 3 pemancar anti-sinyal. Yaitu untuk sinyal 3G, GSM dan CDMA. Ukuranya hanya sebesar kotak rokok.  Dilengkapi dengan alat penggantung sehingga bisa dipasang pada ikat pinggang. Radiusnya 10 meter. 

Sementara itu, signal blocked model high power desk, mempunyai ukuran lebih besar dibanding model pocket.  Bentuk dan ukurannya menyerupai amplifier sound system.  Alat ini tidak bisa ditenteng kemana-mana.  Dioperasikan dengan jalan dipasang di sebuah tempat.  Memiliki  4 pemancar antisinyal. Yang meliputi 3G, GSM, CDMA dan Wi-Fi.  Dari 4 jenis sinyal tersebut, Anda bisa memilih sinyal mana yang akan diblokir.  Misalnya, Anda hanya bermaksud memblokir GSM, CDMA, dan Wi-Fi namun tidak memblokir sinyal 3G.  Alat ini hanya didesain untuk mengecoh sinyal berfrekuensi untuk ponsel.  Bekerja pada jalur CDMA 800MHz, GSM 900MHz, GSM 1800MHz dan CDMA 1900MHz.  Sehingga tidak menganggu peranti yang lain.  Misalnya: sinyal wireless dari sound system. 

Jadi silakan pilih, sesuai keperluan.

No comments:

Post a Comment