Normalnya, HIACE di desain dan ditujukan bagi orang yang
berminat menekuni bisnis travel. Namun di tangan Bari Setiadi, pemilik Baze, HIACE disulap menjadi kendaraan pribadi
yang super mewah.
| Kondisi kabin HIACE yang terihat mewah setelah dimodifikasi. |
Perubahan
interior Toyota HIACE dilatarbelakangi oleh kebutuhan sebagian besar orang
Indonesia yang menghendaki kendaraan mewah dengan kapasitas maksimal sebanyak
12 penumpang (termasuk supir) dan dipenuhi dengan beragam fitur canggih. Di
antaranya yakni, 9 kursi luxury penumpang
bagian belakang dengan konfigurasi 2 - 3 – 4, dua buah kursi paling depan bisa
diputar menghadap belakang, 3 buah kursi di baris tengah bisa dilipat menjadi
meja, 4 buah kursi paling belakang bisa dimajukan (sliding) untuk memberikan
ruang yang lebih lega pada bagian bagasi.
Ketika memasuki kabin Toyota Hiace Super Luxury Commuter,
seolah-olah Anda berada di dalam perut jet pribadi VIP. Kursi mewah dibalut kulit asli dengan
desain serta motif jahitan elegan. Semua kursi dilengkapi dengan 3 point seat belt, automatic reclining, plus mekanisme pijat (massage) yang dapat
diatur dengan remote. Tak lupa
dipasang juga meja makan yang bisa dilipat.
Desain kursi seperti ini adalah model
yang paling mutakhir dan moderen untuk sebuah kursi kendaraan.
Teknik pencahayaan interior yang elegan menambah kesan
lembut dan mewah. Tirai di semua jendela menggunakan dual rail system. Sehingga terlihat
rapi dan menarik. Karpet terbuat dari
kain bludru di lantai bisa dilepas, mudah dibersihkan dan menambahkan kesan
mewah pada keseluruhan interior.
Sistem audio video bermerek terkenal Pioneer dan Rockford
Fosgate. Menggunakan 12 speaker system
termasuk 2 buah subwoofer dengan
total amplifier 600 Watts. Sistem karaoke memiliki 2 buah wireless microphone ditambah koleksi lagu
sampai dengan 10.000 judul. LED monitor
ukuran 26" dibuat tersembunyi di belakang sekat, dan dapat dikeluarkan
secara otomatis. Sistem navigasi &
kamera mundur yang telah terintegrasi dengan monitor pada bagian pengemudi.
Di bagian depan, terdapat sekat yang memisahkan antara bagian pengemudi
dan penumpang belakang sehingga privasi penumpang menjadi maksimal. Sekat itu komplet dengan kaca acrylic satu arah. Sehingga memungkinkan penumpang tetap dapat
melihat kedepan, tapi supir tidak bisa melihat kebelakang. Apabila penumpang
merasa perlu berbicara dengan pengemudi, maka kaca tersebut dapat diturunkan
secara otomatis.
Sumber tulisan: www.baze.co.id
Kredit Foto: www.baze.co.id
No comments:
Post a Comment