Meninggalkan arowana di rumah tanpa pengawasan amat berisiko.
Perubahan kesehatan tidak bisa dicermati, belum lagi kalau ikannya
sakit atau mati, sang pemilik akan menyesal setengah mati. Agar terhindar dari risiko seperti itu,
silakan sewa jasa penitipan ikan Arowana.
![]() |
| Penitipan arowana |
Penitipan arowana seperti ini sangat dianjurkan bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Salah satu tempat penitipan ini adalah Shelook RED, di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Banyak hal menyebabkan pemilik arowana perlu menitipkan ikan kesayangan tersebut.
Kapan harus dititipkan?
Kasus yang membuat
pehobi harus segera menitipkan ikan
yakni problem seputar akuarium.
Misalnya, sistim filterisasi
tidak wajar dan akuarium bocor. “Proses
perbaikan akuarium memakan waktu tidak sebentar. Usai akuarium diperbaiki,
arowana tidak boleh langsung dimasukkan. Harus menunggu sampai kondisi
ekosistem akuarium stabil dulu,”tutur Bili dari manejemen Shelook RED.
Baca Juga: Warung Tahu: Menu Sehat Serba Tahu
Penitipan arowana juga diperuntukkan bagi pehobi yang memiliki
akuarium baru. Biasanya akuarium baru
itu belum bisa dihuni ikan. Maka ikan
harus dititipkan dulu. “Untuk pelanggan kami memberikan pelayanan penitipan
gratis selama 14 hari.Selebihnya akan dikenai biaya, ” tambah Erwan, salah satu
dokter hewan di Shelook RED.
Baca Juga: Kemasan Cerdas: Pendeteksi Kebusukan Fillet Ikan
Hanya saja, tidak sembarang arowana bisa dititipkan ke
tempat itu. Berbagai persayaratan harus
dipenuhi lebih dulu. Syarat utamanya,
arowana harus memiliki chip dan bersertifikat jelas. “Kalau tidak memiliki identitas jelas
dikhawatirkan muncul kecurigaan-kecurigaan
ikan arowana yang dititipkan ditukar dengan arowana lain,” ujar
Heriyanto, salah satu manajer di Shelook RED.
Identitas yang tertera di dalam chip lalu dituliskan
dalam sebuah formulir yang ditempel di
kaca akuarium. Formulir itu berisi nama
pemilik, alamat dan nomor telepon, penerima atau pihak penitipan, tanggal
masuk, kondisi ikan saat masuk dan keluar, nama dokter, nomor chip, ukuran ikan
dan kategori arowana.
Pakan terjamin
Setelah sampai di tempat penitipan, arowana akan menjalani
beberapa perlakuan agar tidak stres. Air
dalam kantung akan dioplos secara bertahap dengan air akuarium tempat
penitipan. Sebanyak ¼ air di dalam
kantung dikeluarkan. Lalu diganti dengan
air dalam akuarium penitipan. Perlakuan
seperti ini diulang-ulang sampai sebanyak 3 kali.
Di situ arowana ditempatkan dalam akuarium bersusun. Tiap akuarium berukuran panjang 100 cm, lebar
60 cm dan tinggi 50 cm. Sebuah akuarium
hanya dihuni 1 ekor arowana. Setiap 3
hari sekali, 1/3 air akuarium diganti dan disifon untuk membersihkan kotoran
serta sisa pakan. Pakan diberikan
sebanyak 3 kali dalam sehari.
Setiap gejala penyakit segera dilaporkan kepada pemilik.
Pengelola penitipan akan segera
menangani arowana yang sakit tersebut.
Setelah mendapatkan persetujuan dari pemilik. Ikan akau dirawat semaksimal mungkin sampai
sembuh. Ongkos pengobatan akan
ditambahkan dengan biaya penitipan.
Tempat penitipan itu juga dilengkapi oleh tenaga dokter
hewan. Setiap hari ikan menjalani pemeriksaan.
Hasil chek up dicatat dalam kartu kontrol harian. Untuk mengetahui naik-turunnya kondisi
kesehatan ikan. Sehingga setiap gejala
kecil penyakit bisa dideteksi secara dini.
Jadi, jangan biarkan arowana sendirian di rumah.

No comments:
Post a Comment