Penitipan Arowana: Asrama Klinik Plus Ambulan - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Friday, March 1, 2019

Penitipan Arowana: Asrama Klinik Plus Ambulan


Meninggalkan arowana  di rumah tanpa pengawasan amat berisiko. Perubahan kesehatan tidak bisa dicermati, belum lagi kalau  ikannya  sakit atau mati, sang pemilik akan menyesal setengah mati.  Agar terhindar dari risiko  seperti itu,  silakan sewa jasa penitipan ikan Arowana.

Penitipan arowana

Penitipan arowana seperti ini sangat dianjurkan bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi. Salah satu tempat penitipan ini adalah Shelook RED, di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Banyak hal menyebabkan pemilik arowana  perlu menitipkan ikan kesayangan tersebut.  

Kapan harus dititipkan?

Kasus  yang membuat pehobi harus segera menitipkan ikan  yakni problem seputar akuarium.  Misalnya,  sistim filterisasi tidak wajar dan akuarium bocor.  “Proses perbaikan akuarium memakan waktu tidak sebentar. Usai akuarium diperbaiki, arowana tidak boleh langsung dimasukkan. Harus menunggu sampai kondisi ekosistem akuarium stabil dulu,”tutur Bili dari manejemen Shelook RED.


Penitipan arowana juga diperuntukkan bagi pehobi yang memiliki akuarium baru.  Biasanya akuarium baru itu belum bisa dihuni ikan.  Maka ikan harus dititipkan dulu. “Untuk pelanggan kami memberikan pelayanan penitipan gratis selama 14 hari.Selebihnya akan dikenai biaya, ” tambah Erwan, salah satu dokter hewan di Shelook RED. 


Hanya saja, tidak sembarang arowana bisa dititipkan ke tempat itu.  Berbagai persayaratan harus dipenuhi lebih dulu.  Syarat utamanya, arowana harus memiliki chip dan bersertifikat jelas.  “Kalau tidak memiliki identitas jelas dikhawatirkan muncul kecurigaan-kecurigaan  ikan arowana yang dititipkan ditukar dengan arowana lain,” ujar Heriyanto, salah satu manajer di Shelook RED.

Identitas yang tertera di dalam chip lalu dituliskan dalam sebuah formulir yang  ditempel di kaca akuarium.  Formulir itu berisi nama pemilik, alamat dan nomor telepon, penerima atau pihak penitipan, tanggal masuk, kondisi ikan saat masuk dan keluar, nama dokter, nomor chip, ukuran ikan dan kategori arowana. 

Pakan terjamin

Setelah sampai di tempat penitipan, arowana akan menjalani beberapa perlakuan agar tidak stres.  Air dalam kantung akan dioplos secara bertahap dengan air akuarium tempat penitipan.  Sebanyak ¼ air di dalam kantung dikeluarkan.  Lalu diganti dengan air dalam akuarium penitipan.  Perlakuan seperti ini diulang-ulang sampai sebanyak 3 kali. 

Di situ arowana ditempatkan dalam akuarium bersusun.  Tiap akuarium berukuran panjang 100 cm, lebar 60 cm dan tinggi 50 cm.  Sebuah akuarium hanya dihuni 1 ekor arowana.  Setiap 3 hari sekali, 1/3 air akuarium diganti dan disifon untuk membersihkan kotoran serta sisa pakan.  Pakan diberikan sebanyak 3 kali dalam sehari.

Setiap gejala penyakit segera dilaporkan kepada pemilik. Pengelola  penitipan akan segera menangani arowana yang sakit tersebut.  Setelah mendapatkan persetujuan dari pemilik.  Ikan akau dirawat semaksimal mungkin sampai sembuh.  Ongkos pengobatan akan ditambahkan dengan biaya penitipan.

Tempat penitipan itu juga dilengkapi oleh tenaga dokter hewan. Setiap hari ikan menjalani pemeriksaan.  Hasil chek up dicatat dalam kartu kontrol harian.  Untuk mengetahui naik-turunnya kondisi kesehatan ikan.  Sehingga setiap gejala kecil penyakit bisa dideteksi secara dini.  Jadi, jangan biarkan arowana sendirian di rumah.

No comments:

Post a Comment