Gangguan masalah
pencernaan seringkalj dialami setiap orang. Terutama ketika seseorang terlalu
banyak mengonsumsi makanan digoreng atau berlemak. Hampir 3 dari 4 orang
didiagnosis dengan dispepsia fungsional (pencernaan buruk).
![]() |
Ilustrasi (Istimewa) |
Masalah pencernaan
dapat terjadi ketika makanan tidak dicerna dengan benar atau karena masalah
mendasar seperti penyakit refluks gastroesofagus atau penyakit kandung empedu.
Ini menyebabkan gejala seperti kembung, gas, mual, muntah, merasa kenyang
setelah makan, rasa sakit di perut dan dada.
Gejala-gejala ini
dapat dikurangi ketika seseorang makan makanan yang mendukung pencernaan.
Dilansir dari Boldsky, ada 10 makanan yang baik dikonsumsi untuk
meningkatkan kesehatan pencernaan.
Apel
Makan apel dapat
meringankan gangguan pencernaan karena mengandung banyak serat larut yang
disebut pektin. Pektin melawan masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus
dan ketika mencapai usus kecil, itu dipecah oleh bakteri baik. Dapat mengurangi
risiko peradangan dan infeksi usus.
Biji chia mengandung
kalsium, mangan, magnesium, fosfor, dan nutrisi penting lainnya. Biji chia juga
merupakan sumber serat yang baik yang berfungsi seperti prebiotik dan memberi
makan bakteri sehat dalam usus, sehingga membantu pencernaan.
Makanan Probiotik
Makanan probiotik
menurunkan gejala sindrom iritasi usus, mengurangi kembung dan meredakan
masalah pencernaan lainnya.
Buah Bit
But adalah sumber
serat yang sangat baik. Bisa memberi makan bakteri sehat di usus. Bisa
meningkatkan pencernaan dan mencegah sembelit juga. Anda dapat mengonsumsi bit
dalam bentuk smoothie, kari, atau salad.
Biji-bijian
Biji-bijian utuh
seperti gandum, quinoa, soba, beras merah, gandum, mngandung bakteri baik dan
endosperma yang membuat biji-bijian itu utuh bergizi. Biji-bijian berserat ini
membantu pencernaan dan mengurangi kemungkinan sembelit serta memberi makan
bakteri baik di usus.
Pepaya
Pepaya mengandung
enzim pencernaan yang disebut papain yang membantu dalam proses pencernaan
makanan dengan memecah serat protein. Papain menurunkan gejala sindrom iritasi
usus seperti kembung, gas, dan sembelit. Konsumsi semangkuk pepaya setelah
makan.
Salmon
Salmon adalah sumber
asam lemak omega 3 yang dikenal untuk mengurangi peradangan di saluran
pencernaan. Jadi makan makanan yang kaya asam lemak omega 3 seperti salmon akan
mengurangi peradangan dan meningkatkan pencernaan.
Sayuran Hijau
Sayuran hijau gelap
seperti bayam, brokoli, kubis dan sayuran berdaun lainnya adalah sumber serat
larut yang baik. Konsumsi sayuran memberi makan bakteri usus yang baik dan
membantu pencernaan.
Kaldu Tulang
Kaldu tulang adalah
kaldu yang dibuat dengan cara merebus tulang dan jaringan ikat hewan. Kaldu
tulang mengandung gelatin dan asam amino glutamin dan glisin. Asam amino ini
menjaga saluran pencernaan tetap sehat.
Buah-buahan Lain
Buah-buahan seperti
alpukat, pisang, beri dan buah jeruk mengandung fruktosa lebih sedikit. Ini
tinggi serat sehingga lebih mudah dicerna dan cenderung menyebabkan gas. Makan
buah-buahan ini tidak hanya akan membantu pencernaan, tetapi juga akan
mendorong buang air besar secara teratur.
No comments:
Post a Comment