Yuk Mengenal Flatspotting & Warm Up Ban - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Thursday, February 14, 2019

Yuk Mengenal Flatspotting & Warm Up Ban


Kendaraan sering terasa meliuk ketika dikendarai setelah diparkir dalam jangka waktu lama (beberapa minggu bulan). Namun jika sudah dikendarai beberapa saat dan menempuh beberapa kilo meter, liukan itu tak dirasakan lagi. Kondisi itu dipicu karena terjadinya flatspotting pada ban.

Ban motor akan mengalami flat spot jika terlalu lama dalam kondisi kempes dan sepeda motor menggunakan standar miring.
Seusai dikendara  di jalana, ban menjadi  panas.  Lalu membuatnya lebih fleksibel. Pada saat motor diparkir  di tempat  sejuk dan jarang digunakan ban panas itu keudian kembali dingin. Kondisi ini  membuat ban menjadi rawan menderita flatspotting. Kerap terjadi di bagian ban yang bersinggungan dengan tanah atau lantai tempat motor diparkir.


Ban sepeda motor balap yang memiliki susunan internal nilon lebih rentan mengalami flatspotting. Oleh karena itu disarankan motor sport agar secara periodik dikendarai. Penyebab lain pemicu terjadinya flatspotting yaitu beban yang terlalu berat, dan underinflation atau kempes.


Suhu lingkungan dingin memicu senyawa karet menjadi kaku. Memperbesar kemungkinan terjadinya flatspotting.  “Penyakit” ini bisa bersifat sementara, tapi bisa juga bersifat permanen. Jika kondisinya parah dan permanen, ban terpaksa harus diganti. Tingkat keparahan ditentukan oleh struktur bagian dalam atau kualitas ban, beban yang dipikul, suhu lingkungan, dan lama waktu ban dalam kondisi tak mengaspal.

Yang wajib diketahui oleh biker yaitu, ban motor dibuat bukan hanya dari karet. Namun merupakan kombinasi kimiawi kompleks yang dirancang agar bisa bekerja baik  pada suhu tertentu. Umumnya pada suhu 74°C. Di arena perlombaan MotoGP, mekanik selalu menyelimuti ban Superbike. Bertujuan untuk menjaga suhu ban agar selalu mendekati suhu optimal.  Kemudian menjelang perlombaan pembalap akan melakukan warm up. Proses ini salah satunya  bertujuan untuk  menjaga ban agar berada pada sahu optimal. Sehingga bisa memberikan performa maksimal.

Bagi Anda yang bukan pembalap, flat spoting bisa dicegah dengan jalan selalu rutin memeriksa tekanan ban agar senantiasa susui dengan rekomendasi buku manual. Gunakan standar ganda atau standar berdiri saat memarkir sepeda motor dalam jangka waktu lama. Lakukan warm up sejauh 8km – 16 km pada sepeda motor yang lama tidak dikendarai. Warm up ban dilakukan pada kecepatan normal.

Seusai berkendara, disarankan agar sepedamotor disandarkan dengan standar ganda. Periksa ban dan bersihkan ban.

No comments:

Post a Comment