Sukun Buah Sinbiotik Masa Depan - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Friday, February 22, 2019

Sukun Buah Sinbiotik Masa Depan


Bisa jadi, suatu saat nanti, buah sukun bakal diburu oleh masyarakat. Tak seperti sekarang ini yang seolah-olah terabaikan.

Buah sukun.
Salah satu faktor yang bisa mencetuskan kemungkinan itu adalah hasil penelitian prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS,Ph.D dari Fakultas Ekologi Manusia, IPB, Bogor, Jawa Barat.  Berdasarkan hasil penelitiannya, dalam buah sukun terdapat oligosakarida alias zat pati yang unik. “Namanya oligosakarida α – 13,”ujar Ahmad.

Jenis karbohidrat ini secara spesifik terdapat pada sukun. Zat inilah yang berperan penting memberikan pasokan pakan bagi mikro flora yang ada pada usus. Sehingga bakteri menguntungkan bisa berkembang optimal dalam sistem pencernaan. Untuk mengetahui kandungan oligosakarida tersebut, Ahmad menggunakan NMR (Nuclear Magnetic Resonance) spectrogram.

Dongkrak Probiotik
Berdasarkan penelitiannya, terbukti buah sukun mampu mendongkrak angka probiotik hingga 10E8 cfu/ml. Sementara produk komersial yang beredar di pasaran, kisaran angkanya hanya 10E6cfu/ml. Hal ini jadi bukti, sukun mengandung prebiotik yang dapat meningkatkan pertumbuhan probiotik (bakteri baik) dalam usus.

Kok bisa? Karena prebiotik ini bisa dianggap sebagai “makanan” bagi bakteri baik. Bila persediaan “makanan” cukup, kemungkinan besar probiotik bakal berkembang pesat. Sehingga pertumbuhannya ini mampu menggeser keberadaan bakteri merugikan yang kerap mennimbulkan masalah pencernaan.

Ahmad berharap melalui modifikasi pangan, zat pati dalam buah sukun ini bisa dimasukkan ke dalam pelbagai produk. Semisal susu. Dengan begitu, mampu dihasilkan minuman sinbiotik. Yakni minuman yang mengandung probiotik sekaligus prebiotik. Selain itu, minuman sinbiotik ini bisa menghambat pertumbuhan E.coli yakni bakteri patogen yang kerap jadi biangkerok masalah diare.

Namun sebenarnya untuk merasakan manfaat buah sukun, bisa pula dengan cara langsung mengonsumsi buahnya. Agar cita rasanya enak, tentu buah tersebut harus Anda olah terlebih dulu. Semisal dengan dikukus ataupun digoreng.  Bahkan Ahmad melontarkan cara penyajian berbeda. “Kita bisa buat peuyeum sukun,”ujarnya.

Anda pun tak perlu khawatir manfaatnya bakal berkurang. Sebab, proses tersebut tak menghilangkan kandungan buah tersebut. Asal tahu saja, dalam buah ini Anda bisa mendapatkan aneka unsur fitokimia  yang sangat penting bagi tubuh. Terutama pada golongan asam esensial. Seperti isoleusin, methionin, lysine, histidine, ryphophan, serta valin. Kandungan mineral ini sangat berguna untuk menjaga sistem pencernaan, memperkuat gigi, memperkuat tulang, menjaga kondisi ginjal, membantu penyembuhan penyakit liver, dan meringankan penderita diabetes (menurunkan gula darah). Buah sukun pun mengandung zat lainnya. Seperti niasin, vitamin C, riboflavin, kalium, thiamin, natrium, kalisum, dan zat besi.

No comments:

Post a Comment