Kualitas Airbrush menentukan perawatan. Airbrush murahan butuh ritual perawatan
rumit juga merepotkan. Nah, biar nggak ribet sebaiknya pilih bengkel airbrus
berkualitas. Seperti apa to ciri airbrush berkualitas itu? Kemudian bagaimana
pula cara perawatan airbrush yang benar?
![]() |
| Gunakan lap chammois untuk membersihkan permukaan airbrush (Teguh) |
Umumnya bengkel airbrush menganjurkan konsumen tidak terlalu sering dan terlalu
lama menjemur kendaraan di bawah terik matahari. Bahkan, beberapa bengkel
menyarankan supaya motor atau helm yang sudah dihias airbrush tidak terkena sinar matahari dalam jangka waktu beberapa
haris setelah pengecatan.
Tidak semua bengkel “menganut” pantangan
seperti itu. “Sebenarnya nggak selalu
seperti itu. Tergantung kualitas cat yang digunakan dan proses pengecatan
bengkel yang bersangkutan,” papar Shen Shen seniman airbrush dari Tekuplak Custom, bengkel modifikasi di Cileduk,
Tangerang Selatan, Jawa Barat. Tiap
tukang cat punya trik berlainan. Hardener
menjadi salahsatu kunci kualitas airbrush.
“Takaran yang saya terapkan yaitu 2:1. Dua bagian pernis, dan 1 bagian hardener,” kata Shen Shen menjelaskan.
Dari berbagai bahan yang digunakan untuk airbrush, hardener harganya paling mahal. Maka tak mengherankan jika banyak
bengkel airbrush mengurangi porsi hardener untuk menekan biaya produksi.
Harganya memang jadi lebih murah, Bro. Tapi soal kualitas pasti menjadi
melorot. Menurut Shen Shen, kondisi
cuaca penyebab kualitas airbrush menjadi
cepat memudar yaitu hujan. “Justru hujan yang mengakibatkan lapisan pernis
menjadi pudar. Cuaca panas, sebenarnya malah menguntungkan tukang cat airbrush,” paparnya.
Lantas bagaimana dengan airbrush yang pecah-pecah akibat terkena paparan sinar matahari?
“Itu sekali lagi sebenarnya tergantung dengan merek pernis yang digunakan. Kalau
yang digunakan itu merek Sikkens, atau Spies Hecker itu mau dijemur berapa
lamapun it,s OK gitu lho. Nggak akan
pecah,” kata pria humoris itu.
Kualitas airbrush
juga bisa diukur dengan tenggat waktu pemberian garansi. Semakin lama jangka
waktu garansi yang diberikan, maka kualitas airbrush
dari bengkel tersebut juga kian bagus. “Kita di sini memberikan garansi selama
satu tahun. Kalu sebelum satu tahun pernis lu pecah atau pudar, bengkel Tekupla
akan melakukan cat ulang gratis,” kata Shen Shen.
Nah, sekarang Brosis jadi tahu kan. Airbrush berkualitas alakadarnya justru
butuh perawatan yang ribet. Sebaliknya, airbrush
berkualitas itu tahan banting, tahan lama pun tak butuh ritual perawatan yang neko-neko.
Lantas berapa ongkos airbrush berkualitas itu?
Untuk pengecatan sebuah motor matik, dibutuhkan biaya Rp3,5 juta – 4 juta. Soal kualitas airbrush, menurut Shen Shen bisa dicirikan dengan kejernihan hasil
pengecatan. “Airbrush berkualitas
terlihat jernih. Permukaannnya licin dan benar-benar wet look begitu lah. Nah, kalu pakai pernis murahan nggak bisa
seperti itu,” kata seniman airbrush
dari Depok, Jawa Barat itu.
Perawatan airbrush, Shen Shen menyarankan
Brosisi cukup mencuci sepeda motor dengan shampo khusus sepeda motor atau
mobil. Nggak perlu setiap saat dipoles. “terlalu sering dipoles sebenarnya malah
bisa membuat lapisan pernis jadi tergerus, lantas cepat menjadi pudar. Mau
pernis sebagus apapun jika setiap kali
sehabis dicuci dipoles pasti jadi cepat pudar,” imbuhnya.
Jadi apakah pemolesan dilarang sama sekali? “Pemolesan
cukup 2 buan sekali,” kata Shen Shen menyarankan. Maestro airbrush ini juga
menyarankan agar Brosis menggunakan pemolesan menggunakan AMWAY. Airbrush
berkualitas dengan perawatan yang tepat bisa mencapai usia 2 tahun. Perawatan lain yang sebaiknya rutin dilakukan
yaitu melakukan proses pernis ulang. “Paling tidak setiap 7 bualan sekali
sebaiknya dipernis ulang. Itu pun kalau pernisnya sudah pudar,” kata Shen Shen.

No comments:
Post a Comment