Julukan skuteris berpantat baja layak
disandang penunggang Vespa ini. Pemuda
yang akrab dipanggil Dody ini gemar menahan rasa capai di pantat saat bersekuter
jarak jauh bersama Vespa Exclusive keluaran tahun 97.
![]() |
| Dody Iskandar (Koleksi Dody) |
Pada awal Bulan Desember 2014, Dody berniat
melakukan anjangsana sekaligus bersilaturahmi dengan sudara-saudara skuteris di
pinggiran Kota Bone, Selawesi Selatan. Pemilik Vespa bernama Si Cabul ini
membagi perjalanan menjadi beberapa persinggahan. Yaitu persinggahan Solo,
Turen Malang, Situbondo, Lombok, Bima, Makassa, Maros, kemudian berakhir di
Bone. Tak puas dengan perjalanan panjang
itu, saat pulang menuju Jakarta Dody menyempatkan diri mampir di Semarang.
“Saat itu saya menghadiri acara saudara Vespa di sana (Semarang),” imbuhnya. Anjangsana
Jakarta – Bone itu memakan waktu satu pulan penuh.
Hanya itu jejak perjalanan yang dilakukan?
Pastinya enggak Bro! Jejak roda Si Cabul bersama pantat Dody juga sudah pernah
mendarat bumi Flores. Sementara di pulau Sumatera ia mengaku baru mendarat di
kota Lampung.
Apa saja rahasia dan ramuan agar betah
menempuh jarak jauh? “Resepnya sederhana kok. Semangat, hahaha...”papar Dody
sambil terkekeh. Fisik kuat bukan
menjadi persayaratan satu-satunya yang harus dimiliki oleh peturing. “Yang
lebih penting yaitu paham dan sanggup menaati prosedur safety riding,” kata
personil Komunitas Sekuter Anak Rawabelong (Sakral) dengan nomor register 046
ini.
Lantas prosedur safety riding tersebut seperti
apa to? “Kedua ban wajib baru,” kata skuteris “produk” tahun 1989 itu.
Peralatan dan bekal spare part juga tak boleh dilupakan. Terutama suku cadang
yang sering mengalami gangguan. Untuk Vespa klasik beberapa sparepart tersebut
di antaranya yaitu laher atau bearing kruk as, tali-tali, busi, dan platina.
Walau segudang persiapan sudah dilakukan oleh
Dody, namun dalam realitanya problem tetap saja ia tuai. “Yang dipersiapkan
saja masih tetap ada masalahnya. Apa lagi yang nggak ada persiapan,” paparnya.
Di Sumbawa Besar, nasip apes dialami Si Cabul. Vespa keluaran tahun 97 itu
mengalami kerusakan pada bagian gigi tuas perseneling. Kerusakannya memang tak
terlalu serius. Si cabul pun kemudian harus menerima nasib menjalani perbaikan
di bengkel.
Bagian lain sepeda motor juga harus dipastikan
berfungsi baik. Kelengkapan sepeda motor penunjuang safety riding yaitu
sepasang kaca sepion kanan dan kiri, lampu depan, lampu rem, lampu sign atau
riting kanan-kiri, depan dan belakang, serta klason berfungsi normal. Selain
itu skuter juga harus dilengkapi dengan plat nomor otor , Pengendara juga wajib
mengantungi STNK plus SIM yang tidak kedaluwarsa.
Lalu “Tips Kuat” apa lagi yang harus dijalani
agar pantat bisa tegar menempuh jarak jauh? “Sebaiknya ngejos paing lama
dilakukan selama 2 jam. Hal ini penting untuk menjaga stamina agar tetap vit,
selain itu juga agar mesin tidak terlalu panas,” kata sekuteri yang mengaku
kecanduan Vespa sejak tahun 2005 ini.

No comments:
Post a Comment