Bijak Atur Keuangan Bahagiakan Keluarga - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Thursday, February 28, 2019

Bijak Atur Keuangan Bahagiakan Keluarga


Menyayangi diri sendiri bukan berarti memanjakan diri untuk memenuhi segara keinginan hingga menggerus keuangan. Memenuhi keinginan keluarga boleh saja namun harus memperhitungkan keuangan keluarga.

Ilustrasi (Istimewa)
Perencana keuangan dari ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie mengatakan, agar pengeluaran ini juga tidak hanya membawa kebahagiaan namun juga kebaikan, sebaiknya juga dengan  tujuan pembelian dengan motivasi dibaliknya. 


Menurutnya, terdapat 3 hal yang umumnya mendasari keputusan pembelian dalam keluarga. Pertama, membeli karena mimpi, membeli karena investasi, dan membeli karena gengsi.


1. Membeli karena mimpi. 

Ada kalanya sebuah keluarga bermimpi ingin punya kendaraan merek tertentu atau ingin pergi ke tujuan liburan eksotis tertentu. Dengan demikian, saya sarankan agar mimpi ini dimasukkan kedalam rencana keuangan dan strategi dilakukan dengan cara menabung.

2. Membeli karena investasi.

Berbeda dengan investasi di produk keuangan, dalam hal self-love saya bicara investasi sebagai pengeluaran yang dilakukan untuk meng-upgrade diri sendiri mau pun keluarga. Misalkan, kursus fotografi untuk meningkatkan skills, kursus balet untuk anak perempuan sebagai bekal diri di masa depan, mengikuti kelas Yoga untuk mengelola kesehatan raga dan jiwa, dan lainnya. Investasi pada diri sendiri haruslah diikuti dengan bujet yang seimbang dalam rencana keuangan. Idealnya, bujet ini maksimal 10 persem dari penghasilan bulanan.

3. Membeli karena gengsi. 

Hal yang kerap digaungkan oleh konsumerisme adalah adanya kebahagiaan dengan memiliki merek tertentu yang dapat melambangkan status sosial. Tidak ada yang salah memang dengan pembelian karena gengsi. Namun apakah yakin rela mengorbankan kebebasan finansial di masa depan hanya karena ini? Setiap keluarga memiliki situasi keuangan yang berbeda-beda. 

“Saya sarankan, jika Anda ingin memenuhi gengsi, maka penuhi hal tersebut hanya dengan dana tunai yang tersedia, tanpa bantuan berutang,” tuturnya.

Berikutnya, setelah menentapkan motivasi dibalik pengeluaran self-love yang akan dilakukan, maka Anda dapat melakukan langkah-langkah pengaturan anggaran untuk pengeluaran self-love seperti ini.

Ada 3 hal yang bisa dialokasikan untuk menyenangkan seluruh anggota keluarga, diantaranya. 

1. Me time seperti nonton drama korea favorit, beli buku, atau sekedar traveling. Bisa juga shopping time ke butik favorit atau online shopping. Terakhir, pampering time seperti beli skincare, perawatan ke salon, spa, atau pun berolah-raga di pusat kebugaran favorit. 

“Nah mana diantara ketiga itu yang paling penting untuk Anda dan keluarga?,” ucapnya.

2. Alokasikan bujet ideal dari gaji bulanan. Ada baiknya penentuan bujet self-love sedari awal. Persentase ideal yang disarankan untuk belanja kebutuhan pribadi adalah 5 persen hingga 10 persen dari penghasilan rutin bulanan. Jadi, bilamana ada alokasi bujet sebesar Rp1 juta setiap bulan untuk belanja kebutuhan pribadi, maka seharusnya keluarga menerima penghasilan rutin Rp10 juta setiap bulan.

Alokasi tersebut bukan berarti harus dihabiskan setiap bulannya. Anda juga bisa mengumpulkannya terlebih dahulu untuk dibelanjakan di kemudian hari. Saya sarankan   memiliki dana belanja kebutuhan pribadi di rekening terpisah yang saya sering sebut dengan istilah “playing account”.

3. Manfaatkan fasilitas diskon dan potongan lainnya. Dengan jumlah dana yang sama, bisa jadi Anda mendapatkan produk yang lebih banyak atau lebih berkualitas. Hal ini dimungkinkan jika   pandai memanfaatkan fasilitas diskon atau cashback. 

Jangan lupa juga untuk menjadi anggota program loyalitas, agar pengumpulan poin hasil belanja dapat difungsikan sebagai tambahan diskon di kemudian hari.

4. Pay everything with cash. Membayar tunai bisa dengan bantuan kartu debit, e-wallet maupun uang kas akan lebih baik dibandingkan berutang. Usahakan tidak menggunakan pinjaman online untuk pengeluaran self-love. 

“Love your self and use things. Not the other way around,” tandasnya.

Sumber: Jawa Pos

No comments:

Post a Comment