Berinvestasi di sektor
properti hingga saat ini masih menjadi primadona. Sebagai investor properti,
terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan jika ingin hunian diserbu oleh
penyewa. Salah satunya, yaitu lokasi.
![]() |
| Ilustrasi (JawaPos) |
Mengitip rumah123.com,
ada tiga lokasi utama yaitu kawasan pendidikan, area industri, dan juga kawasan
pusat bisnis. Investor properti tentunya menginginkan capital gain (kenaikan
harga properti) dan juga rental yield (uang sewa properti).
Konsultan properti
Rony Wuisan mengatakan, jika ingin menyewakan properti baik itu rumah,
apartemen, ruko (rumah toko), dan lainnya, kamu harus mengetahui tiga lokasi
yang memiliki banyak pangsa pasar.
1. Kawasan
pendidikan.
Pastinya kamu tahu
sejumlah area yang penuh dengan perguruan tinggi di Depok, Bandung, Yogyakarta,
dan kota-kota lainnya.
Ada ratusan ribu
mahasiswa dan mahasiswi yang menempuh pendidikan di Universitas Indonesia,
Depok. Tidak sedikit dari mereka yang berasal dari daerah lain selain Depok,
Jakarta, dan sekitarnya.
2. Area
industri.
Pernah tahu kawasan
industri dan pergudangan di Cikarang, Bekasi, Tangerang, Maja, dan lainnya.
Ada jutaan pekerja
yang ada di kawasan tersebut. Tidak sedikit, para pekerja ini merupakan ekspatriat
atau pekerja asing.
3. Pusat kawasan
bisnis atau central business district (CBD).
Jakarta memiliki CBD
di Kuningan, Sudirman, Thamrin, dan juga TB Simatupang. Para pekerja
profesional dan juga pekerja asing berada di kawasan ini. Para pekerja asing
biasanya menempati posisi puncak sebuah perusahaan.
Tiga lokasi ini
memiliki pangsa pasar penyewa yang cukup besar. Tidak semuanya akan membeli
properti, namun mereka memilih menyewa properti seperti mahasiswa atau pekerja
asing. Sehingga, hal ini menjadi peluang besar bagi kamu sebagai investor
properti.
Sumber: JawaPos.

No comments:
Post a Comment