Berbeda dengan
lebah madu biasa, Trigona Spp adalah lebah penghasil propolis yang sangat
diminati masyarakat karena kaya khasiat. Bentuknya yang amat kecil, tahan
penyakit, dan tanpa sengat, cocok
dibudidayakan di rumah. Usaha ini menghasilkan keuntungan ganda, yakni madu Trigona dan propolis.
![]() |
| Sarang Lebah Trigona |
“Saat itu kami mencoba merintis
pemasaran madu murni dengan nama usaha Gudang
Madu,” kenang pria yang akrab disapa Agam ini. Ketika distribusi mulai dibuka, perlahan tapi pasti,
penjualan madu mulai meningkat. April tahun 2009 ia memperoleh ijin pengemasan madu dari Dinas Kesehatan Kota Depok. Dengan begitu
produknya dapat dipasarkan lebih luas. Setahun kemudian Gudang Madu mulai
berbadan hukum, seiring dengan bergabungnya Muphinim dalam tim bisnisnya. Mei
2010 produknya sudah mengantongi sertifikat halal yang diterbitkan Majelis Ulama Indonesia
Propinsi Jawa Barat.
Semakin lama, produk
yang dipasarkan makin bertambah. Jika sebelumnya hanya ada madu murni, jenis
madu yg ditawarkan kepada pelanggan semakin bervariasi seperti madu pollen,
madu royal jelly, serta yang belakangan madu
propolis yang dihasilkan dari lebah Trigona Spp.
Budidaya Trigona
Setelah cukup lama bergerak pada sektor
pengemasan madu, Gudang Madu mulai menggeluti kegiatan produksi. “Kami bekerja
sama dengan pemilik modal turut mengembangkan potensi lokal yang belum banyak
dilirik. Yakni Trigona Sp lebah tanpa sengat yang eksotik. Di areal sekitar 100
hektar koloni stingless bee honey digembalakan,” ujar Agam.
Membudidayakan
lebah Trigona tidak terlalu sulit. Biayanya pun tidak terlalu besar karena
lebah ini banyak ditemui di sekitar rumah, di dalam batang bambu, bahkan di
dalam celah batu sehingga untuk mendapatkannya sangat mudah.
Untuk
membudidayakan Trigona, yang harus dipersiapkan adalah kandang. Bisa dibuat
dari bahan-bahan yang terdapat di sekitar rumah seperti kayu atau papan yang
dibentuk menjadi sebuah kotak atau menggunakan bambu yang dipotong sesuai
selera. Jangan lupa memberi lubang kecil
seukuran tutup botol untuk keluar masuknya Trigona. Penempatan kandang sebaiknya di dinding rumah dengan ketinggian 2 – 3
meter. Sarang tersebut bisa digantung ataupun ditaruh di atas penyangga bambu.
Tujuannya untuk menyelamatkan dari serangan hewan pemangsa seperti kucing,
ayam, dan lainnya.
Langkah selanjutnya adalah
menyiapkan koloni lebah. Untuk
mendapatkannya, bisa dilakukan dengan mencari Trigona di alam atau membeli pada
petani. Segera masukkan koloni ke dalam kandang yang telah disiapkan. Sebuah
koloni Trigona yang berisi seekor ratu dan ratusan bahkan ribuan lebah jantan
dapat menghasilkan sekitar 100 – 200 ml madu dalam sekali panen. Walaupun hasil
madunya sedikit, namun propolis yang dihasilkan sekali panen bisa mencapai dua
hingga tiga kali lipatnya. Sebaiknya lakukan panen setiap tiga bulan sekali. Bergantian
antara pemanenan madu ataupun propolis untuk menjaga agar koloni tetap stabil
dalam menghasilkan madu maupun propolis.
Hasil utama Trigona bukanlah madu melainkan propolis. “Di pasaran, harga madu dan propolis Trigona sangat mahal
dibandingkan dengan hasil madu dari lebah biasa,” lanjut Agam. Harga madu
Trigona ukuran 250 ml bisa mencapai Rp 250 ribu, sedangkan propolisnya Rp
150.000 per 250 ml.

No comments:
Post a Comment