Mengajak satwa kesayangan bepergian di dalam mobil ternyata
tidak sesederhana yang dikira. Mari kita simak bersama tips agar hewan
kesayangan aman, Anda selamat sampai tujuan, begitu pula tak membahayakan
pengendara lain di jalan raya.
![]() |
| Ilustrasi membawa binatang peliharaan dalam mobil. |
Cara paling aman yang bisa dilakukan yaitu membawa satwa di
dalam pet carries. Peranti ini berwujud seperti kandang yang
dilengkapi dengan sarana penjinjing. Pet
carries biasa digunakan untuk membawa kucing anjing, atau jenis satwa yang
lainnya.
1.
Yang
harus dipatuhi saat berada dalam mobil
Namun Bagi Anda yang ingin selalu berinteraksi dengan satwa
kesayangan, pet carries bukan
pilihan. Anda bisa mengajak nya duduk di kursi mobil lalu memasangnya dengan
sabuk pengaman khusus. Sabuk pengaman ini sekaligus berfungsi agar satwa bisa
tetap duduk tenang. Tidak mendekati pengemudi. Sehingga perjalanan menjadi
aman.
Sabuk pengaman juga berfungsi saat mobil dalam keadaan
darurat atau mengalami kecelakaan. Dalam sebuah kecalakaan yang terjadi secara
frontal saat mobil melaju dalam kecepatan 30 km / jam, seekor anjing berbobot
32kg dapat terlempar ke depan. Kemudian menghantam dengan kekutan sama seperti
bayi gajah seberat 100kg.
Berbeda dengan kucing, binatang ini tidak nyaman ketika
bepergian di dalam mobil. Jadi sebaiknya kucing ditaruh di dalam pet carries. Jangan lupa, semua kaca
wajib ditutup. Sebab, kondisi lalu lintas di luar sering mengakibatkan hewan
yang Anda bawa menjadi panik. Akibatnya, mereka menjadi banyak bergerak, bahkan
melompat keluar kendaraan. Jika hal itu
terjadi, tentu membahayakan pengendara lain.
Sama seperti manusia, hewan juga butuh beristirahat.
Terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh. Jadi, sebaiknya berhentilah secara
periodik. Ajak hewan itu keluar dari kabin mobil untuk menghilangkan stress, membuang kotoran atau berbagai
aktifitas lainnya.
2. Persiapan
Persiapan harus dilakukan secara matang. Cermati kebutuhan
binatang peliharaan yang akan diajak bepergian. Bawalah pakan, obat dan
perlengkapan yang dibutuhkan. Ada baiknya hewan diberi makanan ringan sekitar 4
jam sebelum melakukan perjalanan. Tidak dianjurkan memberi pakan terlalu banyak
saat menjelang keberangkatan. Selain itu, pada saat kendaraan berjalan hewan
juga tidak boleh diberi pakan sekali pun itu hanya camilan.
3.
Apa
yang Dilakukan Dalam Keadaan Darurat?
Kecelakan yang kerap terjadi yaitu lupa meninggalkan hewan
dalam kendaraan yang sedang berhenti. Cuaca panas bisa mengakibatkan hewan
mengalami heatstroke. Apa yang harus
dilakukan?
Pertama, melihat apakah hewan peliharaan menderita heatstroke. Jika tidak mengalami hal itu, bawalah segera hewan
ke tempat yang teduh. Biarkan beberapa saat, kemudian berilah minum. Namun jika
hewan mengalami heatstroke,
satu-satunya jalan yang harus ditempuh yaitu membawanya ke dokter hewan
terdekat.
Sumber: https://www.autoevolution.com
Kredit Foto: https://www.autoevolution.com

No comments:
Post a Comment