Tips Kontrol dan Stel Rantai Sepeda Motor - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Tuesday, February 19, 2019

Tips Kontrol dan Stel Rantai Sepeda Motor


Stel tingkat kekencangan rantai sepeda motor memang tidak membuat motor bisa  melejit lebih pesat. Namun langkah ini penting dilakukan jika Anda ingin rantai sepeda motor awet. Rantai terlalu ketat sama buruknya dengan rantai yang terlampau longgar, stel kekencangan rantai hanya memakan waktu beberapa menit. Rantai sepeda motor harus distel setiap menempuh jarak 500 mil (850 km). Sepeda motor trail harus lebih sering menjalani stel rantai. Kontrol rantai juga bertujuan untuk membersihkan karat serta memberikan peluamasan.

Kekencangan rantai harus rutin diperiksa. 
Langkah 1
Baca buku manual untuk mengetahui cara melakukan penyetelan rantai yang benar. Sebagian besar street bike juga memiliki stiker yang mencantumkan panduan perawatan rantai di bagian swingarm.


Langkah 2
Berdirikan motor dengan standar miring atau standar ganda. Pastikan transmisi dalam posisi netral.

Langkah 3
Temukan titik tengah rantai antara spocket depan dan belakang. Tarik rantai ke arah bawah, kemudian perhatikan jarak antara posisi kendur penuh (rendah) dan posisi no-slack (atas). Sepeda motor yang dikendarai untuk keperluan harian, jaraknya berkisar antara 1,2 -1,6 inci (30 – 40 mm). Sedangkan untuk sepeda motor ooff road atau trail jaraknya 1,4 – 2,0 inci (35 – 50 mm)


Langkah 4
Untuk menyesuaikan rantai, kendurkan mur as roda beberapa putaran.  Kunci yang digunakan biasanya berukuran 19 atau 22. Untuk mempermudah membuka mur, Anda bisa menginjak kunci mur.

Langkah 5
Kebanyakan sepeda motor dilengkapi dengan baut yang bisa digunakan untuk menambah atau mengurangi kelonggaran rantai. Pastikan agar penyetelan rantai dilakukan secara sama pada setiap sisi swingarm. Sehingga roda belakang bisa tetap pada posisi yang senter. Tidak melenceng ke kiri maupun ke kanan.

Langkah 6
Setelah tingkat kekencangan rantai yang pas diperoleh, kemudian mur as roda dikencangkan kembali.



No comments:

Post a Comment