Sadis! Ini Akibat Yang Bisa Dituai Jika Sepeda Motor Dicekoki Oli Mobil - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Tuesday, February 12, 2019

Sadis! Ini Akibat Yang Bisa Dituai Jika Sepeda Motor Dicekoki Oli Mobil


Demi memperoleh performa motor yang tinggi, tak sedikit pengendara bereksperimen kepada motornya. Salah satu eksperimen yang kerap dilakukan yaitu menyekoki motor dengan oli mobil.

Ilustrasi oli sepeda motor (Teguh)
Namun apakah lengkah tersebut dapat membawa hasil yang bagus? Kemil, mekanik di Lenteng Agung, Jakarta, menjelaskan dampak yag dapat muncul akibat motor dicekoi oli mobil.


"Bila oli mobil dipakai di motor, maka kendaraan roda dua ini bisa mengalami slow respon untuk mesin nya. Hal ini karena kelicinan, kekentalan, kapasitas silindernya (cc) pun berbeda," katanya.

Baca Juga: POSISI IDEAL BERKENDARA: Kunci Kemampuan Handling Seorang Biker

Kemil mengungkapkan, kekentalan dari oli juga berpengaruh untuk tiap mesin kendaraan. Bila memakai oli mobil di motor, maka motor akan slip kopling atau akselerasi pada motor tersebut akan lambat. Secara umu motor dan mobil memiliki kopling berbeda. Mobil mengaplikasikan kopling kering. Kopling seperti itu tidak direndam oli. Sementara itu, motor menerapkan kopling yang terendam oli. Jadi faktor kelicinan oli menjadi faktor penting untuk oli motor.

Baca juga: KTM E-Speed: Skuter Urban Gesit Tanpa Gas Buang

Pengaplikasian oli mobil sebagai pelumas motor dapat mengakibatkan terjadinya risiko slip kopling. Nah, bukannya performa mesin terdongkrak, namun justru malah melorot. "Jadi inti nya jika motor matic atau motor yg cc-nya d bawah 250cc di berikan oli mobil, maka motor akan mengalami slow respon. Slow respon disini artinya seperti "ngeden" pada tarikan-tarilan tertentu. Mengenai rusak mesin, tentu tidak karena oli itu kan pelumas," tuturnya.

No comments:

Post a Comment