Proses mengemudi terasa mulus jika mobil dalam keadaan seimbang. Saat itu, ban berputar pada torsi tinggi
tanpa ada getaran. Namun, bebagai faktor kecil sering membuat mobil tidak dapat
mencapai keseimbangan maksimal. Penyebabnya
sering tak terlihat. Contohnya, ban yang
tidak bulat sempurna, dan berat ban tidak merata. Meskipun ban masih baru, hal
seperti itu bisa saja terjadi.
![]() |
| Ilustrasi Balancing roda mobil. |
Baca Juga: Plus Minus Roda Mobil Bercamber Negatif
Getaran
saat roda berputar itu bisa diredam. Caranya, roda dibuat supaya bisa menapak
sempurna di permukaan aspal. Lantas, langkah apa saja yang dilakukan agar ban
bisa seperti itu? Getaran diredam dengan cara memanipulasi tinggi-rendah atau
berat di beberapa sisi ban. Bengkel punya alat deteksi titik keseimbangan ban. Berbekal peralatan
itu, mereka melakukan balancing roda
mobil.
Lalu kapan saat tepat melakukan balancing? Jika
mobil melaju pada kecepatan 90 -100 km / jam kemudian dirasakan getaran itu
artinya Anda harus segera mengajaknya pergi ke bengkel untuk melakukan balancing. Semakin kencang mobil dipacu, getaran kian
keras dirasakan. Patokan lain yakni ketika mobil sudah menempuh perjalanan
sejauh 8.000km – 12.000km, atau menurut rekomendasi yang tertera pada buku manual.
Banyak pemilik mobil mengabaikan jadwal
priodik balancing. Tak ada salahnya, jika
Anda selalu mengingatkan mekanik di bengkel setiap kali melakukan servis
berkala (5.000km). Langkah tepat terutama ketika jalan yang rutin Anda lalui banyak terdapat
lubang menganga menghadang.
Getaran juga bisa dipicu velg roda bengkok,
ban rusak, bagian suspensi aus, dan bantalan roda aus. Segera bawa mobil
ke bengkel. Agar kerusakan tidak semakin parah.

No comments:
Post a Comment