Bentuk Formasi Bikers! Agar Touring Lebih Kompak - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Monday, February 18, 2019

Bentuk Formasi Bikers! Agar Touring Lebih Kompak


Suka touring beramai-ramai (group riding)? Nggak kompak jika nggak diatur formasinya. Berikut dijelaskan formasi yang bisa dibentuk agar perjalanan jarak jauh Anda lebih asyik, aman dan kompak. Setiap pengendara dalam kelompok wajib menyadari kemampuan masing-masing. Hal ini penting demi penaturan formasi dalam kelompok berdasarkan beberapa aspek kunci.

Ilustrasi touring sepeda motor. 
Road Captain
Bertugas menetapkan aturan kelompok. Selain itu, ia juga harus melakukan survey jalur sekitar semingu sebelum touring dilakukan. Urvey bertujuan untuk mengetahui titik-titik rawan. Misalnya, jurang, tikungan tajam, titik keramaian, serta kondisi jalan yang berlubang. Faktor lain yang harus diamati yaitu, tempat istirahat, stasiun SPBU, bengkel dan berbagai tempat penting lainnya. Tugas lain yang menjadi tanggungjawabnya yaitu melakukan kontrol keutuhan anggota. Jika ada yang tertinggal atau tersesat, captain harus mampu segera membuat keputusan untuk mengampil tindakan yang dapat ditempuh untuk menemukan kembali anggotanya.


Leader
Pengendara sepeda motor yang paling berpengalaman dalam kelompok berhak menduduki posisi ini. Saat touring berlangsung, leader berada di urutan paling depan. Ia wajib menguasai  berbagai bahasa isyarat bikers. Leader bertugas menetapkan kecepatan, arah, dan jalur perubahan kelompok. Leader bekerjasama dengan tail gunner yang berada di urutan pailng belakang. Mereka berdua harus kompak. Maka seharusnya dilengkapi dengan perangkat telekomunikasi. Leader memilih tail gunner sebagai pasangannya.


Tail Gunner
Tail Gunner adalah biker yang bertugas menutup konvoi kelompok di bagian paling belakang. Walaupun berada di bagian paling bontot, tailgunner hendaknya juga dipilih yang memiliki pengalaman paling mumpuni. Tail gunner bertugas memberi informasi kepada leader segala sesuatu permasalahan yang dialami oleh anggota yang berada di belakang. Saat akan masuk ke jalur atau saat akan berbelok, tail gunner bertugas mengamankan kelompok dari mobil yang melaju dari arah belakang. Tail gunner biasanya berboncengan dengan seseorang yang bertugas berkomunikasi dengan leader dengan peralatan telekomunikasi. Bikers paling junior dan berpengalaman kurang wajib dilindungi oleh bikers yang lebih berpengalaman. Bikers junior biasanya berposisi di tengah.

Formasi yang sudah dibentuk nggak asyik kalau nggak diterapin. Buruan touring, bro!

Sumber: autoevolution.com

Foto: TVS Indonesia

No comments:

Post a Comment