Solusi Kita - 4.000 warga Kabupaten Batang dan Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengungsi akibat banjir melanda daerah setempat, Minggu siang. Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah Batang Ulul Azmi mengatakan, sekitar 1.000 warga mengungsi ke sembilan titik akibat rumah terendam banjir hingga mencapai 70 sentimeter.
"Kita telah siapkan dapur umum dan logistik untuk para korban banjir. Kami mengimbau bagi warga yang rumahnya terendam banjir agar mengungsi ke lokasi yang aman karena curah hujan diperkirakan masih cukup tinggi," lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan Suseno mengatakan, 3.000 warga masih mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian antara lain di Masjid Alkaromah, kantor Palang Merah Indonesia (PMI), GOR Jetayu, aula kecamatan dan kelurahan.
"Hampir semua wilayah di empat kecamatan yaitu Pekalongan Utara, Pekalongan Barat, Pekalongan Timur dan sebagian Pekalongan Selatan terendam banjir," katanya.
Ia yang didampingi Kepala Humas Arief Karyadi mengatakan saat ini Pemkot telah membuka dapur umum, bantuan logistik di setiap kelurahan tedampak banjir, menyiapkan petugas kesehatan dan proses evakuasi.
"Hampir semua kelurahan di empat kecamatan itu terendam air, kecuali Kelurahan Kuripan dan Kertoharjo Yosorejo Kecamatan Pekalongan Selatan," pungkasnya.
penulis - Saiful Chamdi
terkait - musim banjir di jakarta,musim banjir 2018,musim banjir di malaysia,musim banjir rob,musim banjir di kelantan,musim banjir di terengganu,musim banjir di pantai timur,musim banjir jakarta,musim banjir malaysia,musim depan arema banjir sponsor,bantuan musim banjir,bantuan musim banjir risda,buaya musim banjir,banjir di musim kemarau,banjir di musim hujan,rezeki di musim banjir,musim hujan banjir,kenangan musim banjir,lawak musim banjir,musim duren sampai musim banjir mp3,makanan musim banjir,maksud musim banjir,nasihat musim banjir,musim hujan penyebab banjir,pantun musim banjir,persediaan musim banjir,rezeki musim banjir,bantuan banjir musim tengkujuh,banjir musim tengkujuh,musim hujan waspada banjir, https://www.merdeka.com

No comments:
Post a Comment