Solusi Kita - Penyebab Janin Meninggal Dalam Kandungan - Kehamilan adalah hal yang paling ditungguboleh semua pasangan suami istri, terlebih seorang wanita. Karena masa hamil adalah masa keemasan yang tidak bisa dirasakan dimasa yang lain.
Pasangan suami istri akan senantiasa menjaga kehamilan agar tetap sehat. Karena janin rentan sekali terhadap apapun. Seperti ketika ibu hamil mengalami stress, maka janin pun merasakan.
Yang sudah dijaga sedemikian rupa pun masih bisa mengakibatkan hal buruk bagi janin seperti janin meninggal didalam kandungan.
Apa itu bayi meninggal dalam kandungan?
Bayi meninggal dalam kandungan adalah janin meninggal setelah masa trimester pertama, yaitu dari usia 6-9 bulan. Bayi meninggal dalam kandungan ini tidak menunjukkan gejala apapun, sehingga membuat shock para ibu hamil.
Apa penyebab janin meninggal dalam kandungan? Simak penjelasan berikut.
1. Golongan darah ibu tidak cocok dengan bayi
Ketidakcocokan golongan darah ini akan mengakibatkan janin mengalami kesulitan dalam menerima masukan nutrisi dan oksigen dari ibu, sementara zat antibodi dari dalam darah ibu untuk sistem pertumbuhan janin akan membuat terhenti. Hal inilah yang menjadi pemicu utama janin meninggal dalam kandungan ibu.
2. Kecelakaan saat hamil
Benturan keras pada perut dapat mengakibatkan plasenta terlepas, robek dan terkadang benturan langsung mengenai janin. Ketika plasenta terlepas, atau robek sebagian kecil, akan tetapi jika terjadi perdarahan hebat akan menyebabkan sumber asupan oksigen dan nutrisi ke dalam tubuh janin terhenti.
3. Kelainan genetik
Kelainan genetik yang berupa kelainan pada kromosom janin, dapat mengakibatkan sistem pertumbuhan janin akan terhenti.
4. Gawat janin
Janin membutuhkan asupan nutrisi dan oksigen yang dialirkan melalui tali pusat. Akan tetapi, jika tali pusat tersebut mengalami masalah dalam meyuplai oksigen maupun nutrisi seperti terpelintir. Hal ini akan membuat janin kesulitan menerima suplai oksigen dan nutrisi, atau bahkan tidak dapat menerima oksigen sama sekali.
5. Janin hiperaktif
Gerakan janin yang berlebihan -apalagi hanya pada satu arah saja- bisa mengakibatkan tali pusat yang menghubungkan Bunda dengan janin terpelintir. Akibatnya, pembuluh darah yang mengalirkan suplai oksigen maupun nutrisi melalui plasenta ke janin akan tersumbat.
6. Penyakit ibu atau infeksi
Ibu hamil yang mengalami gangguan penyakit dapat mempengaruhi pertumbuhan dan kesehatan janin.
Nah Bunda.. Jika merasa ada yang tidak biasa dengan kandunga, segera periksa ke dokter. Agar tidak terjadi hal buruk pada janin.
sumber : www.firdaus45.com
tag- janin meninggal didalam perut, penyebab janin meninggal didalam kandunga, janin usia 8 bulan meninggal didalam kandungan, peyebab janin usia 8 bulan meninggal didalam perut.

No comments:
Post a Comment