ingin grosir gamis dan celana kunjungi andirafashion
salah satu teknik pemasana yang baik dengan Soft Selling Ketika Anda memasuki dunia marketing atau pemasaran, banyak istilah – istilah baru yang mungkin belum Anda ketahui Seperti yang sedang kita bahas saat ini tentang pengertian Hard Selling dan Soft Selling.
Anda mungkin sering mendengar istilah Hard Selling dan soft Selling, tetapi Anda penasaran dengan dua model pendekatan penjualan ini. Kalau begitu mari kita bahas tentang Pengertian Hard Selling dan Soft Selling Dalam Dunia Marketing.
Soft Selling
Soft Selling atau penjualan tidak langsung merupakan strategi untuk mempromosikan suatu produk atau jasa yang ditujukan untuk menyentuh pikiran dan perasaan konsumen. Teknik penjualan ini dilakukan secara halus, sehingga prospect yang di dekati tidak merasa terganggu. Soft Selling biasa digunakan dalam produk atau jasa dengan biaya yang tinggi (high-involvement) seperti mobil, smartphone, tour dll.
Kelebihan dari Soft Selling, konsumen akan lebih setia (loyal) terhadap suatu merek dikarenakan informasi yang mereka peroleh sebelum membeli produk tersebut telah masuk dalam pikiran dan hati konsumen. Selain itu, konsumen memiliki kesempatan untuk memikirkan secara matang sebelum membeli suatu produk. Dalam praktiknya soft selling dipresentasikan dalam bentuk advertising.
Contoh dari Soft Selling adalah sebagai berikut:
- Seluruh iklan baik itu di TV, radio atau internet, tujuannya adalah mengenalkan dan mengingatkan konsumen akan produk atau merek tertentu. Iklan memang tidak berdampak penjualan, namun pesan yang disampaikan diharapkan dapat menyentuh emosi konsumen yang pada gilirannya akan berdampak pada pembelian.
- Sering kita jumpai dalam acara televise seperti talk show, dalam acaranya mereka menceritakan tentang pengalamannya saat traveling, sakit atau susah makan dan mereka pun memberikan solusi dengan memperkenalkan produk atau jasa yang mereka ilklankan tersebut.
Sadarkah Anda kalau blog ini melakukan soft selling? Apakah Anda bingung bagaimana blog ini bisa menghasilkan jutaan padahal tidak ada iklan/produk yang dijual disini? Apa yang saya jual?
Saya menjual jasa likes Facebook Page Bagaimana cara saya menjualnya?
Sebelumnya blog ini sudah bereksperimen dengan berbagai jenis monetize dan metode penjualan. Saya pernah menggunakan banner ads dibagian sidebar untuk melakukan hard selling (menawarkan jasa likes secara langsung). Lalu apa hasilnya?
CTR (click through rate) nya hanya 0,05%.
Dari 10.000 pengunjung yang datang, hanya sekitar 3-7 orang yang klik banner tersebut dan tidak ada yang beli (zero conversion).
Artinya ada yang salah dengan cara seperti ini. Pertama marketnya tidak jelas, tidak semua pengunjung blog ini memiliki Fanpage dan terlebih visitor sudah terbiasa mengabaikan banner iklan dibagian sidebar (karena itu CTR nya sangat rendah).
Dari statistik blog ini sendiri ternyata link yang paling sering mendapat klik adalah link yang berada di dalam konten (body). Berikut urutan posisi yang paling banyak mendapat klik dari blog ini:
- Link didalam body artikel
- Link related posts termasuk dari Disqus (dibawah artikel)
- Link navigasi/menu dibagian atas
- Link dibagian footer (about, contact, dll)
- Link dibagian sidebar
Mungkin di blog lain urutannya bisa berbeda-beda, namun pada kasus saya ternyata link yang paling sering di klik adalah link didalam artikel (body), jadi solusinya adalah saya harus membuat link yang menuju halaman penjualan “jasa likes fanpage” tadi didalam sebuah artikel (soft selling).
Yang tidak kalah penting lagi adalah saya harus menentukan marketnya dengan lebih spesifik.
Pertama buatlah alur (funnel) yang jelas, biasanya teknik soft selling memiliki step seperti ini:
- Buat konten yang akan mengundang banyak trafik
- Jadikan mereka pembaca setia dan minta mereka subscribe menggunakan email
- Berikan subscriber ini konten yang sangat berkualitas dan bangun sebuah kepercayaan
- Tawarkan produk/jasa Anda sebagai solusi permasalahan mereka (dengan halus tentunya)
Alur diatas sering digunakan blog-blog besar, biasanya mereka akan memberikan free e-book atau webinar supaya Anda memasukkan email (subscribe) yang nantinya akan mengarah ke penjualan secara halus.
Beginilah cara saya membangun alur penjualan:
Pertama menentukan market.
Mulai dengan pertanyaan siapa target konsumen saya? Apa sih yang saya jual?
Saya menjual jasa like Fanpage (real human) Indonesia, artinya market/konsumen saya harus memiliki beberapa kriteria berikut:
- Memiliki Facebook Page (Fanpage)
- Butuh tambahan audience/likes dari real human penduduk Indonesia (bukan robot)
- Berani bayar mahal, karena yang mau murah akan selalu mencari harga terendah dan bisa dipastikan pemenangnya adalah mereka yang menjual jasa like bot (bukan real human)
Demikian sedikit pengertian mengenai cara jual dengan teknik soft selling .
terimakasi
No comments:
Post a Comment