Mau Lebih Tahu Cara Melindungi Ban? Ini Caranya - KABAR BISNIS MU

KABAR BISNIS MU

Bisnis adalah kegiatan manusia yang bertujuan untuk menghasilkan uang dengan memproduksi dan menjual suatu produk, baik itu barang atau jasa. KABAR BISNISMU memberikan segudang informasi tentang peluang usaha, bisnis,kuliner,tehnologi dan berita berita terbaru

Breaking

Thursday, January 31, 2019

Mau Lebih Tahu Cara Melindungi Ban? Ini Caranya


Faktor utama yang berpengaruh terhadap kinerja ban yaitu tekanan. Ban mobil butuh tekanan udara optimal seseuai dengan yang direkomendasikan. Secara teknis, ada dua kondisi tekanan ban yang tidak sesuai dengan standar . Yaitu ban terlalu kempes (underinflation) dan ban yang terlalu keras (overinflation) karena bertekanan terlampau tinggi. Selain berpengaruh terhadap performa ban, tingkat tekanan juga menentukan usia pakai ban itu sendiri.

Tekanan ban harus rutin diperiksa.
Tekanan ban yang sedikit lebih keras, dapat member keuntungan secara ekonomis dari sisi pemanfaatana bahan bakar. Di samping itu juga bisa sedikit meningkatkan respon kemudi dan stabilitas ketika mobil sedang melaju di tikungan. Ban bertekanan sedikit lebih keras lebih tak rentan terhadap lobang di jalanan. Nah, bagi yang suka balapan, menambah sedikit tekanan ban di atas tekanan standar dapat memberikan sedikit dorongan pada kendaraan.

Lalu bagaimana dengan ban yang mengalami underinflation? Selain mengkibatkan konsumsi bahan bakar menjadi boros, ban yang kurang tekanan juga dapat menganggu kinerja kemudi dan keseimbangan mobil.  Jadi, ban dalam kondisi underinflation maupun overinflation cenderung mengakibatkan usia ban menjadi lebih pendek.

Selain tekanan, faktor laun yang berpengaruh terhadap panjang-pendeknya usia ban mobi adalah temperatur.  Suhu temperatur bepengaruh terhadap tekanan udara di dalam ban. Pada sat musim kemarau, terik matahari akan mengakibatkan tekanan udara di dalam ban bertambah. Sehingga bisa mengakibatkan ban menjadi mudah mengalami overinflation. Kondisi cuaca yang selalu berubah-ubah membuat Anda menjadi harus lebih rajin memeriksa kondisi tekanan ban.

Saat ini Nitrogen menjadi pengisi ban yang popular. Secara kimiawi molekul Oksigen lebih kecil bila dibandingkan dengan molekul Nitrogen. Dengan demikian, ban yang diisi dengan udara biasa akan lebih cepat kehilangan tekanan dibandingkan dengan ban yang diisi dengan Nitrogen. Keuntungan lain yang bisa dipetik yaitu ban yang diisi dengan Nitrogen 20% menjadi lebih dingin dibandingkan dengan ban yang diisi udara biasa.

Fakta lain yang harus diketahui dari ban yaitu ban didesain memiliki warna hitam agar tahan terhadap paparan sinar UV. Pabrik membubuhkan karbon hitam ke ban agar dapat menyerap radiasi UV dan mengubahnya menjadi panas yang tidak membahayakan. Selain itu, karbon hitam juga sangat awet, sehingga membuat daya tahan campuran menjadi lebih lama. Seiring dengan bertambahnya usai ban, kandungan karbon hitam akan berkurang. Sehingga warna ban pudar. Menjadi abu-abu. Pelindung lain yang melekat pada ban yakni lapisan lilin khusus sebagai penangkal ozon.

Jika Anda gemar memoles ban dengan semir,  disarankan agar berhati-hati saat memilih semir. Cairan ini memiliki kemampuan melindungi ban dari paparan sinar UV. Namun di sisi lain, semir yang mengandung silicon ternyata dapat memperpendek usia ban.  Silikon bisa membuat ban menjadi cepat aus. Semir silicon biasanya berbentuk cair. Disarankan agar memilih semir ban non silicon yang mengandung wax atau foam.

Foto: Teguh


No comments:

Post a Comment